Skip to main content

Senator Destita Fasilitasi Kebutuhan Kader OSSL Dampingan CPWCC di Bengkulu

Anggota DPD RI, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M, melakukan pertemuan penyerapan aspirasi masyarakat bersama kader One Stop Service and Learning (OSSL) dampingan Cahaya Perempuan Women Crisis Center (CPWCC), Senin (11/8/2025), di Ruang Pertemuan Hotel Cordela, Kota Bengkulu.
Anggota DPD RI, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M, melakukan pertemuan penyerapan aspirasi masyarakat bersama kader One Stop Service and Learning (OSSL) dampingan Cahaya Perempuan Women Crisis Center (CPWCC), Senin (11/8/2025), di Ruang Pertemuan Hotel Cordela, Kota Bengkulu.

Bengkulu – Anggota DPD RI, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M, melakukan pertemuan penyerapan aspirasi masyarakat bersama kader One Stop Service and Learning (OSSL) dampingan Cahaya Perempuan Women Crisis Center (CPWCC), Senin (11/8/2025), di Ruang Pertemuan Hotel Cordela, Kota Bengkulu. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 12.00 WIB ini bertujuan mendengar langsung masukan mengenai penguatan kapasitas, keberlanjutan layanan, serta dukungan kebijakan untuk perlindungan perempuan dan anak.

Kundapil atau Kunjungan Daerah Pemilihan menjadi sarana resmi bagi anggota DPD untuk menjalin komunikasi langsung dengan konstituen dan memperoleh informasi faktual tentang kebutuhan, permasalahan, dan potensi daerah. Pertemuan dengan kader OSSL menjadi momen penting untuk memahami tantangan yang dihadapi di lapangan serta menyerap aspirasi terkait peningkatan layanan perlindungan perempuan dan anak.

Para kader OSSL menyampaikan sejumlah aspirasi strategis. Mereka meminta pelatihan lanjutan terkait konseling, pendampingan hukum, dan advokasi kebijakan, serta dukungan pembiayaan operasional, transportasi, dan perlengkapan kerja. Kekhawatiran muncul terkait kelanjutan layanan OSSL jika tidak ada dukungan pendanaan dari pemerintah. Aspirasi lainnya meliputi mekanisme koordinasi yang jelas dengan kepolisian, puskesmas, dan dinas terkait, perluasan edukasi ke sekolah, desa, dan kelompok masyarakat rentan, penyediaan tempat penampungan sementara bagi korban kekerasan, serta sistem data bersama antara OSSL, CPWCC, dan pemerintah daerah untuk memantau kasus secara efektif.

Tindak lanjut dari pertemuan ini mencakup penyampaian aspirasi kader OSSL kepada KemenPPPA serta Dinas P3AP2KB Provinsi dan Kabupaten/Kota, fasilitasi pertemuan koordinasi antara CPWCC, kader OSSL, dan instansi terkait, serta dorongan penyusunan program pelatihan dan pemberdayaan berkelanjutan bagi kader.

Rekomendasi yang diajukan antara lain pengalokasian anggaran khusus untuk operasional OSSL, pembentukan sistem rujukan dan koordinasi lintas sektor yang cepat dan responsif terhadap kasus kekerasan, serta kampanye pencegahan kekerasan yang lebih masif melibatkan tokoh masyarakat, media, dan lembaga pendidikan.

Kegiatan Kundapil B26 bersama kader OSSL dampingan CPWCC ini menjadi momentum strategis untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan dalam perlindungan perempuan dan anak di Bengkulu. Aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah, serta melalui fungsi legislasi dan pengawasan DPD RI. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh kader OSSL, CPWCC, dan pihak-pihak yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

  • rica store

Berita Terkini