Skip to main content

Jumat Berkah di Pino Raya: Saat Deru Mesin Sawit Berubah Menjadi Senyum Dhuafa

PINO RAYA – Matahari Jumat (8/5/2026) pagi di Desa Pasar Pino terasa lebih teduh bagi puluhan warga lansia dan kaum dhuafa. Bukan karena cuaca, melainkan karena kehadiran rombongan dari PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) yang datang membawa lebih dari sekadar paket sembako, melainkan harapan.

Melalui program bertajuk "Jumat Berkah", perusahaan pengolahan kelapa sawit ini membuktikan bahwa keberadaan industri tidak harus berjarak dengan hati masyarakat. Di tangan mereka, profit perusahaan disisihkan untuk menjadi penyambung dapur warga yang membutuhkan.

Manager PT SBS, Achmad Simare-mare, turun langsung ke lapangan. Baginya, ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR).

"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa PT SBS bukan hanya tentang mesin dan produksi, tapi tentang tetangga yang peduli. Kami ingin kehadiran kami memiliki nilai sosial yang nyata," ujar Achmad dengan hangat.

Pino raya

Langkah PT SBS ini mendapat pengawalan langsung dari Camat Pino Raya, Pedi Maryanto, dan Kades Pasar Pino, Ivan Sawito. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menandakan adanya sinergi yang kuat antara sektor swasta dan pemerintah.

Camat Pedi Maryanto menyebut aksi ini sebagai "Ide Mulia". Menurutnya, kolaborasi seperti inilah yang dibutuhkan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan di tingkat desa.

Kabar baiknya, aksi sosial ini bukanlah titik akhir. PT SBS telah memetakan desa-desa penyangga lainnya sebagai target sasaran berikutnya. Komitmennya jelas: bergerak melingkar, menyentuh setiap sudut daerah penyangga.

Dengan konsistensi program Jumat Berkah ini, PT SBS mencoba membangun narasi baru di dunia industri—bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari angka produksi, tetapi dari seberapa banyak senyum yang mampu mereka ciptakan di rumah-rumah warga sekitar.(beb)

  • rica store

Berita Terkini