Berita Terkini
Penarafflesia.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memastikan bahwa cadangan persediaan bantuan (buffer stok) untuk menghadapi potensi bencana telah terjamin dalam kondisi aman dan memadai. Kota Bengkulu, yang terkenal rawan terhadap potensi kebencanaan terutama pada cuaca ekstrem, telah melakukan langkah-langkah proaktif.
Buffer stok yang dimiliki BPBD mencakup cadangan makanan seperti beras, mie instan, hingga sarden, serta selimut dan bahan material bangunan. Keamanan dan kelengkapan kondisi buffer stok dipastikan, dan BPBD menegaskan bahwa tidak ada barang yang kedaluwarsa karena distribusinya dilakukan secara berkala.
Will Hopi, Kepala BPBD Kota Bengkulu, menjelaskan, "Buffer stok yang tersedia dapat membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai kondisi bencana, baik itu bencana alam maupun bencana sosial seperti kebakaran. Alhamdulillah, ketersediaan ini dapat memastikan bantuan logistik langsung diberikan kepada warga yang terdampak saat dibutuhkan."
Sebelumnya, BPBD Kota Bengkulu telah melakukan langkah-langkah mitigasi bencana menyambut Natal dan Tahun Baru 2024, sebagai upaya melindungi warga dan masyarakat Bengkulu. Pihak BPBD juga telah menyediakan antisipasi dan siaga bencana di lokasi-lokasi strategis, termasuk kawasan wisata Pantai Panjang.
Will menambahkan, "Pos terpadu yang kami dirikan di beberapa lokasi, seperti di Pantai Panjang, dijaga oleh tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Basarnas, dan instansi terkait lainnya. Kewaspadaan dan mitigasi bencana menjadi langkah krusial mengingat reputasi Kota Bengkulu sebagai daerah rawan terhadap bencana."
Selain BPBD, pihak terkait lainnya juga turut melakukan siaga bencana sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana menjelang akhir tahun. Will Hopi menekankan, "Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi secara tiba-tiba, seperti hujan lebat, angin kencang, tanah longsor, dan banjir."
Pewarta : Yusuf
Editor : Agus