Skip to main content

Dewan Provinsi Bengkulu Perjuangkan Aspirasi 5.000 Lebih PTT Honorer dan 1.500 Tenaga Pendidikan

Audiensi Dewan Provinsi Bengkulu bersama perwakilan PTT Honorer dan Tenaga Pendidikan. (Foto:Agus/Penarafflesia.com).
Audiensi Dewan Provinsi Bengkulu bersama perwakilan PTT Honorer dan Tenaga Pendidikan. (Foto:Agus/Penarafflesia.com).

Penarafflesia.com – Keputusan pemerintah pusat yang mengancam akan menghapuskan tenaga Honorer pada akhir tahun 2021 mendapat tanggapan serius dari Dewan Provinsi Bengkulu.

Dewan menyoroti lebih dari 5000 tenaga Honorer dan 1.500 tenaga Pendidikan di Provinsi Bengkulu yang telah memberikan pengabdian selama 20 tahun, di mana sebagian di antaranya belum mendapatkan kesejahteraan yang layak.

Gunadi Yunir, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, menyatakan, "Kami berharap sisa dari lebih dari 5000 tenaga honorer dapat diangkat semua menjadi tenaga sekolah, dan 1.500 lebih ini harus diangkat untuk mewujudkan harapan kami." Pengabdian mereka dalam memajukan pendidikan di daerah, baik sebagai tenaga pengajar maupun administrasi, diakui sebagai peran penting dalam membangun pendidikan daerah.

Elpin, Ketua Umum Forum PTT Provinsi Bengkulu, menambahkan, "Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau Honorer lainnya di Provinsi Bengkulu seharusnya dapat diangkat menjadi PNS atau setidaknya P3K. Sebagian besar PTT saat ini sudah memasuki usia tua, dan beberapa tahun lagi akan pensiun."

Sebagai tenaga yang telah lama berdedikasi, mereka berharap untuk mendapatkan upah yang layak sesuai dengan pengabdian mereka demi kemajuan daerah melalui sektor pendidikan. Harapannya adalah agar perhatian sesuai mekanisme yang berlaku dapat diberikan kepada mereka.

Pewarta: Yusuf

Editor: Oki

  • rica store

Berita Terkini