Tingkatkan Peran Perpustakaan Melalui Pelatihan

PENARAFFLESIA, BENGKULU - Perpustakaan kini tidak lagi hanya tempat membaca dan menyimpan buku. Melalui Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), perpustakaan dikembangkan lebih berperan lagi di masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan produk lokal. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu Meri Sasdi, Senin (19/12/2022).

Dikatakan Meri, memuluskan langkah ini pihaknya menyelenggarakan pelatihan dan pembinaan strategi pengembangan produk lokal melalui TPBIS bagi pengelola perpustakaan desa dan kelurahan. 

"Pelatihan ini dilakukan Perpusnas pada beberapa desa yang menjadi sasaran TPBIS. Dengan TPBIS ini, perpustakaan kita sebetulnya tidak hanya menyimpan dan membaca buku, tetapi bagaimana orang yang datang ke perpustakaan itu bisa mendapatkan fungsi yang lebih. Harapannya, dari pemerintah desa ada perubahan pemahaman masyarakat terhadap perpustakaan," jelasnya.

Tujuan pelatihan nantinya, jelas dia, adalah menguatkan peran perpustakaan desa dan kelurahan dan para pegiat literasi sebagai fasilitator gerakan literasi masyarakat dalam rangka mengembangkan potensi di wilayahnya untuk kesejahteraan masyarakat. 

"Kemudian memberikan tambahan ilmu pengetahuan dan informasi kepada pemerintah desa terkait strategi pengembangan literasi berbasi inklusi sesuai perkembangan informasi dan teknologi terkini," sampainya.

Dijelaskannya, solusi umum adalah konsep transformasi layanan dari perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan melibatkan peran aktif masyarakat, organisasi wanita, komunitas, PKK,kumpulan non formal, sanggar dan lain sebagainya melalui berbagai macam aktivitas transformasi pengetahuan. Diantaranya pelatihan, tutorial dan pendampingan kegiatan yang memiliki nilai ekonomis.(ADV)

  • HUT Provinsi Bengkulu
  • PMD
  • dana desa
  • inovasi

Berita Terkini