Skip to main content

Satu Keluarga di Mukomuko Meninggal Dunia Karena DBD, IDI Minta Dinkes Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Ketua IDI Bengkulu Erlina Panca Pitri.
Ketua IDI Bengkulu Erlina Panca Pitri.

Penarafflesia.com - Meninggalnya satu Keluarga sebanyak empat orang di Kabupaten Mukomuko akibat terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), beberapa waktu lalu menjadi perhatian publik.

Kejadian itu tidak luput Ikatan Dokter Indonesia Cabang Bengkulu Ketua Umum terpilih IDi Cabang Bengkulu dr Erlina Panca Pitri juga menyoroti kejadian tersebut, dia menyatakan dengan adanya korban DBD tersebut merupakan warning untuk masyarakat Provinsi Bengkulu. 

IDI mengharapkan kepada pemerintah melalui dinas Kesehatan, memberikan perhatian khusus terhadap DBD tersebut hingga turun kelapangan sehingga bisa mencegah kembali terjadi korban dari penyakit DBD. 

"Ini menjadi warming untuk kita semua, masyarakat kita harapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dan untuk pemerintah Saya rasa dinas kesehatan pasti sudah turun," kata Ketua IDI, Senin (28/8/23).

Kemudian dia menambahkan, bagi petugas yang memiliki program di bidang pencegahan DBD harus memberikan solusi kepada masyarakat bagaimana cara terhindar dari penyakit DBD. 

"Petugas-petugas yang mempunyai program untuk memberikan warning dan sosialisasi bagaimana masyarakat kedepannya bisa mengerti dirinya untuk terhindar penyakit DBD ini, " sampainya. 

Selanjutnya dr. Erlina Panca Pitri, memberikan saran kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan Lingkungan serta dalam rumah, jangan biarkan di sekitar rumah ada ada air yang tergenang dan dalam rumah selalu rapikan.

"Diharapkan kepada masyarakat Kota Bengkulu untuk menjaga kebersihan lingkungannya dan juga rumahnya, jangan ada air yang yang tergenang kemudian baju-baju di rapikan agar tidak bergelantungan karena ini bisa menjadi tempat persembunyian nyamuk yang menyebabkan DBD," sarannya. 

Kemudian dia, menyampaikan agar selalu menutup tempat menampung air didalam rumah, yang berpotensi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. 

"Kemudian juga menutup tempat-tempat berkembang biaknya jentik nyamuk Aedes aegypti yang menyebabkan DBD," tutupnya.

  • rica store

Berita Terkini