Skip to main content

Roro Jonggrang: Tragedi Cinta dan Kutukan Abadi

Ilustrasi cerita Roro Jonggrang.
Ilustrasi cerita Roro Jonggrang.

Di sebuah desa kecil di Jawa Tengah, hiduplah seorang puteri cantik bernama Roro Jonggrang. Dia adalah seorang puteri dari seorang raja yang bijaksana dan disegani oleh seluruh kerajaan. Kecantikannya tak terhingga, dan kebijaksanaannya melebihi usianya yang masih muda.

Namun, di balik kemegahan kerajaan itu, terdapat cerita cinta yang tragis. Roro Jonggrang jatuh cinta pada seorang pemuda tampan bernama Bandung Bondowoso. Namun, cinta mereka tak berjalan mulus karena kenyataan pahit yang menghantui.

Suatu hari, Bandung Bondowoso memutuskan untuk berperang melawan musuh kerajaan. Dengan gagah berani, dia memimpin pasukannya ke medan pertempuran. Keberanian dan kepemimpinan Bondowoso membuatnya dihormati oleh seluruh pasukan. Namun, takdir berkata lain.

Pertempuran berlangsung sengit, dan dalam keadaan terdesak, Bandung Bondowoso justru terkena panah tajam yang menusuk dadanya. Roro Jonggrang, yang mengetahui keadaan tersebut, merasakan luka yang begitu dalam di hatinya. Cinta sejatinya harus berakhir tragis di medan perang.

Dalam kepedihan, Roro Jonggrang mencoba menghibur hatinya dengan memberikan dukungan kepada pasukan. Dia mengambil alih kepemimpinan dengan gagah berani. Meskipun begitu, kesedihan dalam hatinya tak pernah hilang.

Pada akhirnya, Bandung Bondowoso tewas dalam pertempuran. Roro Jonggrang yang mendengar kabar tersebut merasakan dunianya hancur berkeping-keping. Tanpa pikir panjang, dia menuju medan pertempuran untuk melihat kekasihnya yang telah tiada.

Ketika sampai di sana, Roro Jonggrang melihat tubuh Bandung Bondowoso yang terbaring tak bernyawa. Air matanya mengalir deras, dan dia meratapi kepergian sang kekasih. Pada saat itulah, Roro Jonggrang bersumpah untuk tidak pernah mencintai lagi dan akan membangun seribu candi sebagai simbol kesedihan dan penolakan terhadap cinta.

Ketika candi terakhir selesai dibangun, datanglah seorang tua sakti yang melihat kesedihan Roro Jonggrang. Dengan kekuatan gaibnya, sang tua sakti membantu Roro Jonggrang memenuhi sumpahnya. Namun, si tua sakti memberikan kutukan pada Bandung Bondowoso. Dia akan dibangkitkan sebagai sosok mengerikan untuk menjadi penjaga terakhir candi.

Sejak saat itu, legenda Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso menjadi kisah tragis yang dikenang oleh masyarakat Jawa. Di antara candi-candi yang megah, terdapat satu candi yang menjadi saksi bisu dari tragedi cinta abadi dan kutukan yang menyertainya.

Ditulis Ulang : Fatimah, Cerpenis asal Bengkulu Tengah.

Tags
  • rica store

Berita Terkini