Berita Terkini
Penarafflesia.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan (Pemkab BS) melalui Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) mengajak semua pihak untuk turut serta dalam menuntaskan persoalan stunting dan penanganannya di wilayah tersebut.
TPPS menekankan pentingnya peran aktif Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di setiap desa dan kelurahan di 11 Kecamatan Kabupaten BS. Mereka diminta untuk mendampingi keluarga berisiko stunting di wilayah kerjanya masing-masing.
Selain itu, Pemdes dan Kelurahan juga diharapkan turut mendukung melalui alokasi anggaran yang berpihak pada penanganan stunting. Ketua TPPS Kabupaten BS, H Rifa'i Tajuddin, S.Sos, juga Wabup BS, menegaskan bahwa keberadaan TPK sangat krusial dalam upaya penurunan angka stunting.

"Pemerintah desa dan kelurahan harus mendukung program ini dan mengalokasikan anggaran yang diperlukan," ungkapnya.
Rifa'i Tajuddin juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam memberikan pengasuhan yang baik dan memastikan pemberian gizi yang seimbang bagi anak-anak mereka. Di samping itu, ia mengharapkan dukungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab BS, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
"Dalam menyukseskan program ini, seluruh OPD di lingkungan Pemkab BS harus berperan aktif. Diskominfo juga ikut serta dalam penyebaran informasi mengenai penanganan stunting," jelasnya.
Untuk memastikan keberhasilan program ini, TPPS terus melakukan pemantauan terhadap balita stunting dan memberikan pemberian makan tambahan yang dibutuhkan. Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan penanganan stunting di Kabupaten BS dapat berjalan efektif dan berhasil menurunkan angka stunting. (Adv)