Berita Terkini
Palembang - Pemekaran wilayah baik provinsi atau Kabupaten/Kota adalah salah satu upaya untuk mempercepat peningkatan pemerataan pembangunan, hal ini juga menjadi wacana yang terus di gulirkan oleh beberapa tokoh masyarakat di kota Palembang yang menginginkan pembangunan yang merata, tidak hanya terfokus di wilayah Ilir saja tapi juga di wilayah Ulu kota Palembang
Membagi dua kota Palembang, antara kota Palembang Ilir dan Ulu diharapkan dapat memberikan dampak secara langsung terhadap tata kelola Pemerintahan. Serta menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan kendali dengan wilayah yang lebih sempit, untuk tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selaku Pengamat Politik Rahidin H. Anang mengatakan, Kota Palembang ini sudah layak dan pantas dilakukan pemekaran dengan sebutan Kabupaten Palembang dan Kota Palembang, sehingga wilayah-wilayah Kabupaten yang kecamatannya dekat Palembang bisa gabung ke Kabupaten Palembang, jadi pemekarannya bukan menjadi Palembang Ilir dan Palembang Ulu. buktinya sampai detik ini belum ada realisasi, namun pemekaran wilayah kota Palembang menjadi dua masih tetap ada peluang, yaitu “Kabupaten Palembang dan Kota Palembang” papar Rahidin H.Anang.
“Maka dari itu, kami mengajak tokoh-tokoh politik dan tokoh masyarakat di Sumatera Selatan untuk berdiskusi, duduk bersama, mencari formulasi yang paling tepat untuk pemekaran kota Palembang agar segera terealisasi tidak hanya sekedar wancana yang terus digulirkan,” Beber Rahidin H.Anang.
Hal ini disampaikan oleh Dr. H. Rahidin H. Anang MS pengamat politik dan sekaligus Pakar Komunikasi Politik Sumatera Selatan serta Dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Palembang didampingi Pengamat Politik Sumsel, Bagindo Togar, dan Tokoh Politikus senior mantan Sekjen Golkar Sumsel, Ir. Herpanto M.Si saat melakukan diskusi di Bestro Resto Hotel All Nite & Day jalan Veteran,
“Ini persoalan berat bagi kota Palembang untuk pemekaran karena kota Palembang sulit untuk bertanggung jawab penuh dalam memperbaiki ekonomi, dan kesejahteraan rakyat dengan ruang terbuka yang sempit dalam tatanan kehidupan masyarakat,” Ungkapnya.
Hal ini harus dipersiapkan sebaik mungkin sebelum dilakukan pemekaran,
Kepadatan penduduk menjadi tantangan bagi politisi untuk menjadikan pembahasan yang urgen. Selain itu, pemerintah harus melakukan percepatan pembangunan Palembang, sebelah Ilir harus jadi Kabupaten Palembang, supaya pembangunan bisa seimbang tapi untuk kota itu sulit."Tukasnya." (Red)