Berita Terkini
Bengkulu - Dalam upaya memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pengawasan lingkungan hidup, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu secara berkesinambungan mengutus pegawainya.
Pengiriman tersebut bertujuan, agar pegawai atau staf di lingkup Dinas LHK Provinsi Bengkulu dapat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH).
Diklat yang baru-baru ini mengadopsi metode blended learning, yaitu kombinasi pembelajaran daring dan tatap muka tersebut, berlangsung selama tiga pekan di bulan November 2024.
Kepala Dinas LHK Provinsi Bengkulu, Safnizar, S.Hut, MP menerangkan, program ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas tenaga PPLH di daerah.
“Diklat PPLH dengan metode blended ini menjadi momen penting bagi kita, untuk memperkuat kompetensi SDM di sektor lingkungan hidup," katanya.
Program, kata Safnizar, sengaja dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif dalam pengawasan lingkungan hidup, baik secara teori maupun praktik.
"Dalam Diklat, dimulai dengan pembelajaran daring yang berlangsung di provinsi masing-masing peserta pada 4-17 November 2024," katanya, Jum'at (22/11/2024).

Selanjutnya, pembelajaran tatap muka digelar pada 18-25 November 2024, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para instruktur serta mendalami praktik lapangan.
"Kita melihat pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan tenaga PPLH yang andal, khususnya bagi Provinsi Bengkulu," lanjut Safnizar.
Saat ini, pengawasan lingkungan menjadi salah satu tantangan utama yang memerlukan keahlian khusus, termasuk dalam pengelolaan dampak lingkungan, pengawasan limbah dan pemeliharaan ekosistem.
“Jadi kita berharap para staf yang mengikuti Diklat ini tidak hanya mampu meningkatkan pemahaman teknis mereka, tetapi juga menjadi penggerak dalam memastikan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Bengkulu," harap Safnizar.
Ini sejalan dengan komitmen pihaknya, dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berwawasan lingkungan.
"Kita optimis tenaga pengawas lingkungan hidup di daerah semakin kompeten dalam menghadapi tantangan pengelolaan lingkungan, sekaligus memastikan penerapan aturan lingkungan yang lebih efektif dan efisien di masa mendatang," tutupnya. (adv)
Penulis: Anasril || Editor: Riski