Berita Terkini
Penarafflesia.com - Ketua Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, S.IP, M.AP, meminta generasi muda untuk mempersiapkan diri terjun ke dunia politik di masa yang akan datang. Dalam sebuah acara seminar, Dempo Xler mengatakan bahwa pemuda Muslim perlu mempersiapkan diri secara mental, ilmu pengetahuan, dan spiritual untuk terjun ke politik.
Meskipun organisasi Hidayatullah tidak terlibat dalam politik secara konstitusional, Dempo Xler menganggap bahwa pemuda Hidayatullah perlu mempersiapkan diri jika suatu saat terjun ke politik. Menurutnya, politik merupakan seni berbangsa dan bernegara dalam membuat dan menjalankan kebijakan pemerintah, dan akan ada saatnya pemuda mengambil peran di politik, mulai dari tingkat kepala desa hingga Presiden.
"Secara konstitusinya organisasi Hidayatullah ini tidak berpolitik, namun kita sebagai anak muda dan generasi muda harus memantaskan dan mempersiapkan diri dalam kematangan mental, ilmu pengetahuan dan spiritual jika sewaktu-waktu diutus oleh organisasi untuk terjun ke politik," kata Dempo dalam Seminar yang merupakan rangkaian Rapat Kerja wilayah (Rakerwil) Pemuda Hidayatullah (PemHida) Bengkulu di Gedung LPI Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu jalan Halmahera Kelurahan Surabaya Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu Propinsi Bengkulu, Sabtu (21/10).
Selanjutnya Dempo menekankan pentingnya kesatuan dan kerja sama antara kader-kader pemuda hidayatullah untuk membangun organisasi. Ia menyatakan bahwa dengan solidaritas dan kesatuan, pemuda hidayatullah dapat menciptakan peradaban yang tertata sesuai dengan ajaran agama.
"pentingnya ketekunan dan persiapan diri bagi pemuda hidayatullah. Menurutnya, pemuda hidayatullah harus memiliki daya juang yang tinggi dan harus siap untuk berjuang dalam usaha membesarkan hidayatullah." kata Dempo
Sementara itu ketua PemHida Bengkulu, Wawan Asri, S.AP, menambahkan bahwa seseorang yang ingin terjun ke bisnis atau politik perlu mematangkan diri terlebih dahulu. Menurutnya, mereka harus memiliki karakter dan kemampuan untuk memimpin diri sendiri sebelum bisa memimpin orang lain, baik dalam politik maupun bisnis.
"Yang paling mendasar itu, orang yang menjalankan tugas harus berkarakter dan bisa memimpin dirinya sendiri, lalu barulah ia bisa memimpin orang lain. Baik dalam politik maupun berbisnis," sampai Wawan.
Ketua PW PemHida Bengkulu, Ahlun Nazir, S.Sos, C. Mth, berharap seminar tentang melek ekonomi dan politik ini dapat membangkitkan semangat para pemuda Hidayatullah untuk terus belajar dan aktif dalam mengejar tujuan mereka.
"Kita ingin ketika selesai mengikuti acara seminar ini, para teman-teman pemuda Hidayatullah bisa mengaktifkan kembali semangat mereka," tukasnya.