Berita Terkini
Penarafflesia.com - Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Armed Wijaya, MH, mengatakan pihaknya mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru selama 12 hari, mulai dari 22 Desember 2023 hingga 02 Januari 2024. Hampir 2 ribu personel TNI, Polri, dan stakeholder terkait lainnya dikerahkan untuk fokus pada pengamanan lalu lintas dan penanganan berbagai permasalahan, sesuai instruksi Kapolri.
Irjen Armed mengungkapkan bahwa pengamanan nataru kali ini difokuskan pada penekanan angka kecelakaan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, serta pendirian pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Selain itu, antisipasi terhadap bencana alam, radikalisme, dan masalah lainnya tetap menjadi perhatian utama.
"Berdasarkan pengalaman tahun lalu, banyak kecelakaan lalu lintas, acara kembang api, bahkan wisatawan meninggal di pantai. Itu yang kita fokuskan. Meskipun begitu, hal-hal seperti bencana alam, radikalisme, dan lainnya tetap kita antisipasi," tegas Armed.
Terutama terkait pengamanan gereja saat perayaan Natal, Armed menjelaskan bahwa semua gereja sudah dipersiapkan dan pihaknya akan melakukan pemantauan selama perayaan Natal berlangsung. Selain itu, untuk mengurai kemacetan, Polda Bengkulu telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di berbagai titik, termasuk di kawasan Pantai Panjang dengan penerapan satu jalur pada malam tahun baru.
Mengingat perayaan natal dan tahun baru bersamaan dengan masa kampanye pemilu serentak tahun 2024, seluruh pihak terkait diminta untuk meningkatkan kerjasama dan sinergitas dalam menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran masa kampanye di Provinsi Bengkulu.
Penulis: Kelvin Aldo
Editor : Yusuf