Berita Terkini
Bengkulu - Program baru yang digagas Dedy Wahyudi tentang Sekolah Pranikah mulai memberi dampak nyata ditengah masyarakat. Program yang bertujuan membekali calon pengantin dengan pengetahuan kehidupan rumah tangga itu diharapkan mampu menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah sekaligus menekan angka perceraian di Kota Bengkulu.
Tak hanya itu, WaliKota Bengkulu juga terus mengingatkan masyarakat agar menjaga pergaulan anak-anak, menghindari pernikahan di bawah umur, serta mendukung pembinaan generasi muda agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja.
Semangat program tersebut kemudian diaplikasikan langsung oleh pihak Kelurahan Betungan. Dibawah perhatian dan pendampingan Lurah Betungan, Nanto Sinarmas, pasangan muda yang sebelumnya terkendala administrasi karena beberapa faktor, akhirnya dapat memperoleh kepastian identitas keluarga dan pengakuan negara.
Proses administrasi pasangan tersebut terkendala. Kemudian, pada Minggu, 17 Mei 2026, pernikahan mereka resmi diakui secara sah. Kehadiran pemerintah kelurahan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda agar menjalani kehidupan rumah tangga dengan tertib administrasi dan sesuai aturan negara.
Dalam penjelasannya, Lurah Betungan, Nanto Sinarmas menyebutkan bahwa pasangan pengantin muda itu kini telah memiliki Kartu Keluarga (KK) sebagai bagian dari penataan administrasi kependudukan yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Bengkulu.
Peran aktif Pak Lurah Betungan pun mendapat perhatian masyarakat. Ditengah berbagai persoalan sosial yang terjadi pada generasi muda, langkah cepat dan humanis dari pemerintah kelurahan dinilai menjadi solusi nyata agar anak-anak muda tetap mendapatkan pendampingan, kepastian hukum, serta masa depan yang lebih baik.
Kini, pasangan muda tersebut telah resmi diakui negara dan memulai lembaran baru kehidupan mereka dengan harapan dapat membangun keluarga yang harmonis dan bertanggung jawab. (Red)