Berita Terkini
BENGKULU TENGAH - Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri soroti keluhan dari masyarakat sulitnya mendapatkan BBM dalam 4 hari terakhir.
Tidak hanya di SPBU, BBM juga tidak lagi terlihat di warung-warung yang biasanya menjual BBM eceran.
Akibatnya, aktivitas warga pun menjadi terhambat dan terancam menurunkan perekonomian masyarakat.
"Dalam 4 hari terakhir, BBM kosong terus, kalau kondisi seperti ini terjadi dalam waktu panjang, dikhawatirkan aktivitas masyarakat terhambat dan perekonomian bisa lumpuh," ujar Fepi, Sabtu (24/5/2025).
Sebab, mata pencaharian masyarakat Bengkulu Tengah adalah pekebun kelapa sawit, jika BBM sulit didapatkan, kendaraan pengangkut hasil panen tidak akan bisa beraktivitas dan merugikan masyarakat.
"Saya meminta kepada pihak Pertamina, untuk segera mengambil langkah cepat dan solusi konkrit atas kelangkaan BBM ini, jangan berlarut-larut," ungkapnya.
Dalam waktu dekat, DPRD Bengkulu Tengah juga akan melakukan koordinasi langsung dengan Pertamina terkait kelangkaan BBM.
"Kita akan koordinasi, kita akan tanya apa penyebabnya dan solusi apa yang bisa kita lakukan, karena bahaya sekali kalau kondisi seperti ini dibiarkan," sampainya. Masyarakat Bengkulu Tengah sangat mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. (AdV)