Berita Terkini
Penarafflesia.com - Kuota BBM subsidi jenis solar di Provinsi Bengkulu semakin menipis, hanya tersisa sekitar 7.000 kiloliter. Pemprov Bengkulu merespons dengan mengajukan permohonan tambahan kuota sebanyak 8.700 kiloliter ke BPH Migas untuk mengatasi situasi ini, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru.
Namun, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, menegaskan bahwa jika permohonan ini tidak disetujui oleh BPH Migas, maka kuota yang tersisa mungkin tidak akan mencukupi hingga akhir tahun.
Pemprov sebelumnya telah mengajukan usulan tambahan kuota sebanyak 721.643 kiloliter sejak Desember 2022, namun hanya sebagian kecil yang direalisasikan pada Januari 2023, yakni 106.611 kiloliter.
Situasi ini menjadi perhatian karena keberadaan BBM subsidi jenis solar di Bengkulu dapat terancam jika tidak ada penambahan kuota.