Skip to main content

Gubernur Bengkulu Minta Kinerja OPD Pemprov Dicek Secara Berkala

Rapat SAKIP bersama Gubernur Bengkulu dan jajaran.
Rapat SAKIP bersama Gubernur Bengkulu dan jajaran.

Penaraflesia.com - Gubernur Bengkulu, Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA, meminta agar kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dicek secara berkala. Permintaan ini disampaikan Gubernur Rohidin saat evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi Bengkulu tahun 2024 yang dilakukan secara daring bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Pengecekan kinerja OPD secara berkala ini ditujukan kepada Sekda Provinsi Bengkulu dan para Asisten Pemprov Bengkulu.

"Komitmen ini harus kita pegang kuat agar nilai AKIP kita bisa meningkat," tegas Rohidin.

Rohidin mengungkapkan bahwa nilai SAKIP OPD Pemprov Bengkulu tidak akan meningkat tanpa upaya dalam membangun komitmen dan budaya kerja yang positif di lingkungan kerja.

"Menyinergikan kabupaten/kota dan provinsi dengan kebijakan nasional akan menjadi sangat sulit jika masing-masing berdiri sendiri dan terpisah-pisah," ungkapnya.

Adv

Lebih jauh, Gubernur Rohidin menekankan bahwa upaya meningkatkan nilai SAKIP tidak boleh hanya fokus pada peningkatan kinerja, namun juga harus memperhatikan dampak yang dirasakan oleh masyarakat Provinsi Bengkulu.

"Ukuran dampak ini harus menjadi perhatian serius dari para pimpinan OPD saat melakukan evaluasi SAKIP secara komprehensif," ujar Rohidin.

Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Wilayah I, Akhmad Hasmy, mengatakan bahwa tujuan dari evaluasi SAKIP ini adalah untuk melihat sejauh mana implementasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mendorong peningkatan pencapaian kinerja yang tepat sasaran dan berorientasi hasil.

Hasmy juga menyampaikan bahwa nilai Akuntabilitas Kinerja Internal Pemerintah Provinsi (AKIP) Provinsi Bengkulu pada 2023 lalu sebesar 69,31 persen atau predikat B. “Untuk mencapai nilai B (sangat bagus), perlu langkah strategis seperti peningkatan kualitas dokumen yang menggambarkan 'logical framework' yang benar,” pungkas Hasmy. (Adv)

  • rica store

Berita Terkini