Skip to main content

DPRD Provinsi Bengkulu Optimis dan Siap Bersinergi Bangun Daerah

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. H. Sumardi, MM
Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. H. Sumardi, MM

Bengkulu - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu secara kelembagaan mengaku optimis dan siap bersinergi, dalam mewujudkan percepatan pembangunan daerah.

Ini menyusul telah disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026, yang tetap membutuhkan konsistensi realisasi anggaran sebagai motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu.

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. H. Sumardi, MM mengatakan, perencanaan yang matang harus diimbangi dengan eksekusi yang tepat waktu dan akuntabel. 

“Kami di DPRD telah bersama-sama dengan eksekutif menyusun prioritas pembangunan. Kini, fokusnya adalah pada realisasi atau implementasi," katanya.

Secara khusus, lanjutnya, untuk pembangunan infrastruktur pada Tahun Anggaran (TA) 2026, alokasi anggarannya hampir menyentuh angka Rp 600 miliar. 

"Angka yang tidak kecil ini harus bisa direalisasikan secara maksimal untuk mendongkrak konektivitas dan perekonomian daerah. Kita mendorong agar kegiatan untuk pembangunan dapat dipercepat proses lelangnya,” harap Sumardi.

Senada disampaikan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, S.IP, MM. Menurutnya, DPRD yang memiliki fungsi pengawasan, bakal mengawal secara ketat proses pelaksanaan APBD TA 2026. 

Sumardi dan Gubernur
Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. H. Sumardi, MM bersama Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE beserta unsur pimpinan dan ketua fraksi DPRD

 

“Fungsi pengawasan kami dijalankan secara proposional dan konstruktif. Target realisasi APBD untuk program-program prioritas seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan harus menjadi komitmen bersama," ujarnya.

Jangan sampai ada penundaan atau inefisiensi, yang justru menghambat laju pembangunan daerah. Dorongan pihaknya ini sebagai bentuk sinergi yang positif, dalam tata kelola pemerintahan daerah. 

"Kami selaku DPRD tidak hanya bertindak sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra yang mendorong percepatan pembangunan," imbuh Edwar.

Lebih lanjut, Edwar menyampaikan, APBD 2026 diharapkan menjadi instrumen strategis untuk melanjutkan berbagai program unggulan, dan menjawab tantangan pembangunan di Provinsi Bengkulu.

"Kami optimis di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wagub Mi'an, dapat merespon positif dorongan ini dengan memperkuat koordinasi untuk mewujudkan percepatan pembangunan daerah," demikian Edwar. (adv)


Penulis: Oki || Editor: Yusuf M.

  • penarafflesia.com

Berita Terkini