Skip to main content

BPOM Isi Kuliah Keamanan Pangan dan Registrasi Obat Makanan di UM Bengkulu

Penarafflesia.com - Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) bekerjasama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu mengadakan kuliah pakar yang bertujuan untuk menyebarkan informasi penting mengenai keamanan pangan dan registrasi obat makanan. Kegiatan ini diadakan khusus untuk mahasiswa dan dosen Fakultas Keperawatan dan Fakultas Ilmu Kesehatan UMB.

Ketua Informasi dan Komunikasi BPOM Bengkulu, Yunika Sary, dan Ketua Tim Sertifikasi BPOM di Bengkulu Alex Junico Ginting menjadi narasumber dalam acara ini. Kuliah pakar yang berlangsung di Aula lantai 6 kampus 4 UMB ini dibuka oleh Rektor UMB, Susiyanto, pada Rabu (25/10/23).

Yunika menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya keamanan pangan serta proses registrasi obat dan makanan di Indonesia. Dalam era globalisasi seperti sekarang, masyarakat dituntut untuk lebih cermat dalam memilih dan mengonsumsi produk makanan dan obat-obatan.

Ia mengajak akademisi untuk cerdas memilih produk obat dan makanan dengan Cek KLIK. Mahasiswa dan dosen agar memperhatikan kemasan yang baik, label obat dan makanan, mempunyai ijin edar yang dikeluarkan oleh Badan POM dan belum melampaui tanggal kedaluwarsa.

Dengan penyebaran informasi ini, diharapkan kalangan akademisi menjadi lebih cerdas dalam memilih produk obat dan makanan dan dapat menyebarluaskan informasi yang didapat kepada masyarakat sekitarnya, sehingga berdampak pada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.

Rektor UMB, Susiyanto, menyatakan bahwa kerjasama dengan BPOM Bengkulu dalam menyelenggarakan kuliah pakar ini merupakan langkah positif dalam mengedukasi mahasiswa dan dosen tentang pentingnya aspek kesehatan dan keamanan pangan.

"Selain kuliah pakar kegiatan bisa dikembangkan dengan kegiatan lain, dan kedepan agar tidak dibatasi dua program studi untuk pesertanya," ungkapnya.

Beliau berharap bahwa melalui pemahaman yang diberikan dalam acara ini, mahasiswa UMB akan mampu berperan aktif dalam menjaga dan mengawasi kualitas pangan dan obat-obatan yang beredar di masyarakat. 

"Dengan kuliah pakar ini mahasiswa dan dosen kami dorong untuk meningkatkan pengetahuan tentang kemanan obat dan makanan," kata Rektor.

Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pengawas seperti BPOM, diharapkan terciptanya masyarakat yang lebih sadar akan konsumsi pangan dan obat-obatan yang aman dan berkualitas.

"Implementasi kegiatan ini nantinya mahasiswa bisa diarahkan agar tugas akhir tentang obat dan makanan," demikian Susiyanto.

  • rica store

Berita Terkini