Berita Terkini
Mukomuko, Penarafflesia.com - Kepala Desa Karang Jaya Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko Ade Sobar telah mempersiapkan lahan guna terwujudnya pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakatnya. Lahan hibah seluas 10x15 itu menjadi tempat dibangunnya bak penampung air/reservoir dan sumur artesis sebagai pelaksanaan program penyedian air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas).
Mudah-muadahan hibah tanah ini berguna bagi masyarakat kami yang membutuhkan air bersih. Memang luas 10x15 dan lahan itu untuk persiapan apa bila Desa Karang Jaya mendapat Program Pamsimas.
"Lahan untuk bangunan Pamsimas sudah disiapkan, apa bila Desa Karang Jaya mendapat Program Pamsimas. Tapi lahan lebihnya untuk kepentingan umum. Warga bisa membuat bangunan untuk penjaga atau pengelola Pamsimas," ujar Kades.
Pamsimas Belum Terakomodir, Program Bantuan Pemerintah
Program Pamsimas sendiri, kata kades merupakan bantuan Pemerintah. Namun proses pembangunannya warga ikut bergotong royong. Untuk Desa Karang Jaya Hanya ada Satu yang dibangun pada tahun 2020. Kades mengaku setelah terbangun Pamsimas di Desa Karang Jaya sudah Dua tahun ini masih berjalan dan dinikmati warga. Sebab selama ini warga Desa Karang Jaya sangat membutuhkan air bersih.
"Memang ada sumur tapi dalam kalau kemarau airnya surut. Dengan adanya Pamsimas InsyaAllah air selalu ada," katanya lagi.
Pamsimas ini yang ada cuma terkafer 49 rumah yang sudah bisa menikmati air bersih di Desa Karang Jaya, sedangkan 182 rumah lainnya belum terakomodir. Untuk mengurangi beban, kata kades, warga pelanggan hanya di pungut Rp 2.000 dari pemakaian air per kubik.
Baca juga: Menyambut HUT RI Yang Ke 77 Forum Media Muda Kab Mukomuko Adakan Lomba Futsal dan Batu Domino
Ia juga menyebutkan rasa bangganya, sebab mulai beroperasinya Pamsimas di Desa Karang Jaya Kecamatan Teras Terunjam Kabupaten Mukomuko sangat dibutuhkan.
"Dengan harapan Minta kepada Pemerintah Daerah untuk bisa menambah lagi Program Pamsimas ke Desa Karang Jaya, Karena kebutuhan air bersih di Karang Jaya sangat diperlukan. Apa lagi kalau saat kemarau warga sulit untuk air, dan pada hujan warga juga sulit untuk air bersih, warga bisa mengambil air di sungai kecil, pa bila hujan air nya menjadi Keruh," Tutup Kades. ( Dnex)