Skip to main content

Saat Dicek, Pemkot Bengkulu Pastikan Hellen's Night Mart Belum Terdaptar Persetujuan Bangunan Gedung

kadis DPMPTSP Kota Bengkulu, Sri Putri Yani
kadis DPMPTSP Kota Bengkulu, Sri Putri Yani

Bengkulu — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memastikan rencana operasional Hellen’s Night Mart yang akan berdiri kawasan Pantai Panjang Bengkulu, hingga saat ini belum tercatat mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu, Sri Putri Yani, saat dikonfirmasi pada Senin (21/9/2026).

Sri mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap sistem perizinan yang dimiliki DPMPTSP Kota Bengkulu. Hasil pengecekan tersebut belum menemukan adanya persetujuan bangunan gedung atas nama usaha tersebut.

“Sudah dicek di sistem kami, belum ada,” tulis Sri melalui pesan singkat.

Sementara terpantau di lokasi, bangunan gedung Hellen’s Night Mart sudah berdiri. Tiang-tiang bangunan nampak telah berdiri kokoh dan proses pembangunan terlihat terus berlangsung.

Sebelumnya, rencana operasional kelab malam hellen`s Night Mart juga disorot Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, lantaran posisi bangunan yang persis berada di samping fasilitas umum yang dilarang yakni SMKN 7 Kota Bengkulu.

Teuku meminta rencana pembangunan ditinjau ulang lantaran lokasi bangunan gedung berdempetan langsung dengan bangunan sekolah. Ia mengkhawatirkan kelab malam yang akan menyajikan minuman beralkohol itu akan berdampak pada lingkungan sekitar. 

“Jangankan yang jauh, kadang-kadang anak-anak ini aja suka ada (datang) apalagi yang dekat begitu” kata Teuku.

Teuku juga meminta Pemerintah Kota Bengkulu memastikan seluruh perizinan telah terpenuhi, termasuk persetujuan dari warga sekitar. Kemudian kesesuaian dengan regulasi tata ruang dan tata wilayah. 

“Namanya hiburan malam itu kan harus ada izin lingkungan, dari tetangga kiri-kanan, masyarakat sekitar. Nanti kita cek, kenapa bisa berdiri. Apakah benar masyarakat sekitar menyetuji, itu yang paling penting” kata Teuku.

Seperti diketahui, Hellen’s Night Mart disebut merupakan bagian dari jaringan hiburan malam nasional Hollywings. Rencana kehadiran tempat hiburan tersebut juga mendapat kritik tajam dari Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah (IMM) Bengkulu. 

Ketua DPD IMM Bengkulu, Kelvin Aldo mengatakan, maraknya kehadiran kelab malam dan peredaran alkohol akan berdampak serius pada masa depan generasi muda Bengkulu. Ia juga mempertanyakan komitmen Pemkot Bengkulu yang selama ini mengusung tagline pembangunan kota reiligius. 

“Persoalan ini tidak boleh dilihat hanya dari sisi investasi dan hiburan, tetapi juga harus mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan sosial dan generasi muda. Kami juga mempertanyakan komitmen pemkot yang selama ini mengusung tagline pembangunan religius. Jangan hanya slogan, sementara kebijakan di lapangan justru bertentangan,” ujar Kelvin Aldo. ***

  • rica store

Berita Terkini