Skip to main content

Nataru, Pemprov Bengkulu Sambut Baik Wacana Penurunan Harga Tiket Pesawat

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, RA. Denni saat menanggapi wacana turunnya harga tiket pesawat domestik selama Nataru, Selasa (3/12/2024). (Swandi~PenaRafflesia.Com)
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, RA. Denni saat menanggapi wacana turunnya harga tiket pesawat domestik selama Nataru, Selasa (3/12/2024). (Swandi~PenaRafflesia.Com)

Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik rencana turunnya tike pesaat domestik sebesar 10 persen, selama libur perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya meringankan beban masyarakat selama masa liburan tersebut diyakini sangat dinanti-nanti.

Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, RA. Denni, SH, MM menyatakan, Pemprov Bengkulu sangat mendukung langkah pemerintah pusat ini. 

“Kebijakan ini menjadi angin segar, terutama bagi masyarakat yang memanfaatkan transportasi udara selama periode Nataru. Apalagi, dalam momen libur seperti ini, mobilitas melalui jalur udara di Bengkulu cukup tinggi,” ujarnya.

Penurunan harga tiket pesawat yang rencananya berlaku mulai 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 untuk tiket yang belum terjual. 

Maskapai
Pesawat terbang yang baru saja tiba di Bandara Fatmawati Seokarno Bengkulu. (Swandi~PenaRafflesia.Com)

Denni menegaskan, kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir dan membantu masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk Bengkulu.

“Kita berharap maskapai penerbangan benar-benar melakukan penyesuaian tarif ini sesuai arahan. Pemprov Bengkulu siap melakukan pemantauan agar kebijakan ini dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya, Selasa (3/12/2024).

Selain meringankan beban ekonomi masyarakat, penurunan harga tiket pesawat ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bengkulu selama libur Nataru. 

Destinasi wisata unggulan seperti Pantai Panjang, Benteng Marlborough, dan Danau Dendam Tak Sudah diharapkan semakin ramai dikunjungi.

Namun, Denni juga mencatat bahwa hingga saat ini belum ada informasi terkait penambahan jadwal penerbangan di Bengkulu selama periode tersebut. 

“Kondisi penumpang yang masuk dan keluar Bengkulu terbilang stabil. Namun, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura II untuk memastikan pelayanan terbaik selama Nataru,” katanya.

Lebih lanjut, Denni mengatakan, kebijakan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat yang ingin bepergian, tetapi juga bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. 

"Kita optimistis penurunan harga tiket pesawat ini dapat mendorong lebih banyak aktivitas ekonomi selama periode liburan, sekaligus memperkuat posisi Bengkulu sebagai destinasi wisata yang menarik," tutupnya. (adv)


Penulis: Swandi || Editor: Riski

  • rica store

Berita Terkini