Berita Terkini
Bengkulu – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Rembuk Merah Putih bertema “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air”, Rabu (9/7/2025).
Acara berlangsung di Aula Prof. Djamaan Noor, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Bengkulu.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kebangsaan serta memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ideologi radikal dan intoleransi. Melalui diskusi dan seminar yang dikemas interaktif, FKPT ingin membangun ruang dialog positif antara mahasiswa, narasumber, dan pemangku kepentingan.
Menariknya, agenda ini juga dirangkaikan dengan lomba menulis feature jurnalistik, yang menjadi media ekspresi mahasiswa dalam menyampaikan gagasan serta narasi damai untuk menangkal paham radikal.
Turut hadir sebagai narasumber utama, Maira Himadhani, S.T., M.Sc., M.Si, Subkoordinator Partisipasi Masyarakat, Direktorat Pencegahan Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT RI. Dalam pemaparannya, Maira menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan dan perdamaian.
“Pemuda harus mampu berpikir kritis, memiliki semangat cinta tanah air, serta menjadi penjaga nilai-nilai toleransi dan kebhinnekaan,” ujar Maira.
Sementara itu, tokoh masyarakat sipil nasional Stanley Adi Prasetyo juga hadir sebagai pembicara. Ia mengingatkan bahwa menjaga harmoni sosial merupakan tanggung jawab kolektif, yang perlu dimulai dari kesadaran generasi muda.
“Radikalisme dan kekerasan tidak akan berkembang jika anak muda aktif membangun ruang damai, baik melalui tulisan, gerakan sosial, maupun dialog,” tutur Stanley.
Melalui Rembuk Merah Putih ini, FKPT Bengkulu berharap lahir lebih banyak pemuda yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menghadapi ancaman ideologi kekerasan, serta aktif berkontribusi bagi perdamaian bangsa melalui karya nyata. (*)