Berita Terkini
Penarafflesia.com - Dewan Hj. Sri Astuti, S. Pd., SD memberikan pesan penting akan waktu menjadi sesuatu yang penting tidak dapat terulang kembali akan segala sesuatunya hendaklah di jalankan dengan penuh kehati-hatian dalam segala urusan kehidupan apa lagi di masa pertumbuhan remaja dan pemuda yang harus banyak di inginkan rasa keingin tahuan akan sesuatu yang kuat. Ini menjadi kekahawatian yang sangat meberikan pemerhatianya kepada para pemuda remaja Kota Bengkulu.
"Mumpung waktu itu masi ada maka gunakan la waktu itu sebaiknya dengan bijak apa itu dengan menggali ilmu-ilmu belajar dengan belajar maksimal’’ Ungkap Hj. Sri Astuti, S. Pd., SD
Kesempatan mudah terlewat hanya dengan adanya ketidaktahuan atau keterlambatan manusia menyadarinya atau memang sadar untuk melewatkannya. Karena waktu seperti pedang yang setiap saat bisa memotong kepala kita, jika kita tidak memperhatikan waktu dengan seksama.
Pemuda yang berilmu merupakan suatu hal yang sangat penting untuk mewujudkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Islam menekankan kepada pemeluknya agar giat dalam menuntut ilmu. Para pendahulu kita, tidak pernah lelah dalam meningkatkan wawasan pengetahuannya sampai akhir hayat sebab mereka percaya dan meyakini bahwa pengetahuan senantiasa berkembang seiring dinamika zaman.
‘’Jagan di habiskan dengan perbuatan main game habis dengan heppy- heppy dan tidak ada kebermanfaatan, kenikmatan sesaat melepas stres dan penatnya ‘’ tambah Hj. Sri Astuti, S. Pd., SD
Demi masa(Waktu) gunakan la dengan baik apa lagi pemuda-pemuda Kota Bengkulu ini yang Allah cintai, Pemuda yang beriman kerena luarbiasa telah berhasil melawan godaan- godaan yang telah melawan kelalayan dan kemukaran akan Larangan Allah itu pemuda yang akan menjadi pemimpin Kota Bengkulu di masa yang akan dating.
‘’Waktu Pemuda yang tidak dapat menfatkan kesepatan mudanya dengan baik maka akan hal itu teralihkan dengan persolan seperti halnya balap liar dan nongkrong menghabiskan waktu akan persolan yang tidak perlu merupakan perbuatan yang menghabiskan waktu dan membuat sia-sia tetapi bila di isi dengan berkumpul nongkrong mentadaburi al-quran itu adalah ciri ciri pemuda yang keren ‘’tutup Hj. Sri Astuti, S. Pd., SD
Khiduan yang dapat disinergiskan dalam kehidupan Pemuda kedepannya dirubah saja kehidupan nya dimana nongkrong nongkrong saja di isi dengan tadabbur alquran membuka ayat ayat berapa Mulya dan besarnya allahuakbar yang telah menciptakan lautan yang sangat luas yang tidak ada tiang senggigi ini menjadi pekarangan dan renungan bagai mana sorang hamba penting dalam memahami isi dalam setiap kebenaran akan fiman firman yang.