Berita Terkini
Penarafflesia.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu melaporkan adanya penurunan kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) selama periode Januari hingga Desember 2023. Menurut catatan Dinkes, terdapat 48 warga Kota Bengkulu yang terinfeksi DBD selama tahun tersebut.
Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu tahun 2022, di mana tercatat 117 kasus DBD di Kota Bengkulu. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bengkulu, Sri Martiana, menjelaskan bahwa kasus DBD sepanjang tahun 2023 ini didominasi oleh anak-anak, dan mereka semua telah mendapatkan penanganan medis yang memadai.
"Selama tahun 2023 lalu, terdapat 48 kasus DBD di wilayah Kota Bengkulu, dengan mayoritas penderitanya adalah anak-anak. Semua telah mendapatkan penanganan medis yang baik," ungkap Sri Martiana pada Senin (1/1/2024).
Meskipun terjadi penurunan kasus DBD di Kota Bengkulu, Dinkes tetap proaktif dalam mengantisipasi peningkatan kasus pada tahun 2024. Sri Martiana menegaskan bahwa pihak Dinkes akan terus melakukan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
"Guna mengantisipasi peningkatan kasus DBD di tahun 2024, kita akan terus melakukan edukasi dan penyuluhan kepada semua lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan," tambahnya.
Dinkes Koda Bengkulu juga terus mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan tindakan pencegahan sendiri, karena tindakan ini dianggap lebih efektif dalam mengurangi risiko penularan penyakit DBD. Dengan demikian, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menjaga situasi kesehatan masyarakat di Kota Bengkulu tetap terkendali.
Pewarta : Fatmala
Editor : Yusuf