Berita Terkini
Bengkulu - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bengkulu, menyambut baik upaya peningkatan kompetensi teknisi Air Conditioning (AC).
Ini terungkap dalam pelatihan dan sertifikasi kompetensi bidang Refrigeration and Air Conditioning (RAC) yang digelar Balai Pengendalian Perubahan Iklim (BPPI) Palembang Kementerian LHK Republik Indonesia (RI), Senin (2/12/2024).
Kepala Dinas LHK Provinsi Bengkulu, Safnizar, S.Hut, MP melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran (PSLB3), Adi Yanuar, SE, M.Ak mengatakan, turut mendukung upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja di bidang teknik pendingin dan tata udara ini.
"Kegiatan ini patut kita apresiasi, karena insiatif ini sebagai langkah strategis dalam mendukung pengendalian perubahan iklim, sekaligus meningkatkan keterampilan teknisi lokal," katanya.
Adi melanjutkan, kegiatan ini sangat relevan, mengingat sektor RAC memiliki kontribusi signifikan terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK), terutama jika teknisi tidak memiliki kompetensi memadai dalam menangani refrigeran yang ramah lingkungan.

“Sertifikasi ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknisi, tetapi juga memastikan mereka memahami pentingnya pengelolaan refrigeran yang aman dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan profesionalisme tenaga kerja di bidang RAC, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mengurangi emisi GRK.
"Dengan teknisi yang tersertifikasi, pemanfaatan teknologi pendingin yang lebih ramah lingkungan dapat diwujudkan. Tentu ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam penanganan perubahan iklim," jelas Adi.
Adi menambahkan, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, DLHK Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.
"Kita seperti ini termasuk langkah nyata dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan, khsusunya di daerah kita," singkatnya.
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari dan berakhir 5 Desember 2024 ini, melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari teknisi profesional hingga pelaku usaha jasa AC di wilayah Provinsi Bengkulu.
Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan materi teknis, seperti cara instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan perangkat AC, serta pengelolaan refrigeran berbasis teknologi rendah emisi. Selain itu, para peserta mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat resmi yang diakui secara nasional. (adv)
Penulis: Anasril || Editor: Riski