Yayasan AFNA Bangun 4 Lokal RKAB Secara Swadaya

Proses pembangunan ruang kelas baru Yayasan Alfattah Nailul Anwar

Penarafflesia, Mukomuko - Yayasan Alfattah Nailul Anwar yang terletak di Desa Sari Makmur Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko. Yayasan ini  membuka lembaga pendidikan formal tingkat SD dan SMP serta lembaga pendidikan keagamaan pondok pesantren alfattah nailul anwar, saat ini terus berbenah mempersiapkan fasilitas sarana prasarana untuk menunjang pembelajaran peserta didik dan pembelajaran santri secara swadaya. 

Sementara saat ini akan dibangun 4 lokal Ruang Kelas Baru (RKB) serta membangun asrama Putra. Pembangunan Ruang kelas Baru dan pembangunan asrama putra ini dilakukan swadaya dan sumbangan dari masyarakat, Jumat (27/5/22).

Sebelumnya, pengurus yayasan dan jajaran telah merampungkan pembangunan asrama putri dan musholla. Untuk kali ini sehubungan akan masuknya tahun pembelajaran baru, pengurus yayasan secara bertahap memulai pembangunan ruang kelas baru sebanyak 4 (Empat) lokal dan pembangunan asrama putra.

"Hal ini dimaksudkan agar peserta didik dalam belajar merasa nyaman dengan ruang belajar yang representatif," disampaikan oleh Ketua Yayasan Alfattah Nailul Anwar Bapak Sukemi didampingi Ketua Pengasuh Pondok Pesantren Kyai Miftachul Huda Alchakimi kepada awak media Penarafflesia.

Dilanjutnya, bahwa saat ini baru dimulai tahapan pembangunan ruang kelas baru sebanyak empat lokal dan sekaligus akan membangun asrama putra. Persiapkan untuk para siswa siswi dan santri yang akan masuk tahun ajaran baru ini.

"Alhamdulillah sejak mulai dibuka pendaftaran siswa siswi SD dan SMP serta Pesantren, sudah banyak yang mendaftar dan sudah berjalan dua semester. Untuk tahun ajaran baru ini, serta antusias calon peserta didik dan orang tua wali murid sangat antusias menitipkan amanah kepada yayasan kami untuk mendidik anak anaknya. Tentunya amanah yang besar ini akan kami jawab dengan kualitas sistem pembelajaran dan penyiapan sarana prasarana yang layak." Ungkapnya

Diterusnya, memang sudah ada ruang kelas yang semi permanent, tapi masih kurang karena banyaknya siswa. Dalam pembangunan ini, sumber anggaran juga masih swadaya dan adanya sumbangan dari masyarakat sebagai amal jariyahnya serta beberapa perusahaan swasta yang membantu alakadarnya.

"Disinggung bantuan dari Pemerintah, sampai sekarang belum ada sama sekali. Bantuan ini hanya swadaya dan sumbangan dari masyarakat," demikian ungkap Bapak Sukemi

Dilanjutkan oleh pengasuh pesantren Kyai Gus Huda akrab disapa, menyampaikan "kami mohon doa restunya agar pembangunan ruang kelas baru dan asrama santri putra ini dapat berjalan dengan lancar. Pada sisi yang lain kami tetap mengutamakan kualitas dalam pembelajaran dengan menyiapkan tenaga pendidik yang berkompeten dibidangnya masing masing. Dukungan dan doa restu semua pihak sangat kami harapkan semoga yayasan yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah ini dapat tumbuh dan berkembang dan baik di Kabupaten Mukomuko," Pungkas Gus Huda. (Dnex)

Berita Terkini