Berita Terkini
Penarafflesia.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2024, sejumlah harga komoditas pangan di Kota Bengkulu mengalami tren penurunan. Laporan terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagrin) Kota Bengkulu mencatat penurunan harga cabai merah dan rawit di tiga pasar utama, yaitu Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Barukoto.
Menurut data terkini, harga cabai merah keriting rata-rata mencapai Rp59 ribu, sementara cabai merah biasa dibanderol sekitar Rp50 ribu. Adapun cabai rawit hijau dijual dengan harga Rp46 ribu, sedangkan cabai rawit merah/besar mencapai Rp80 ribu. Penurunan harga ini memberikan kabar baik bagi masyarakat Kota Bengkulu, terutama dalam menyambut momen libur Natal dan Tahun Baru.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu, Erika Ariesanti, mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan menghindari perilaku konsumtif yang berlebihan. Meskipun harga komoditas pangan mengalami penurunan, Disperdagrin tetap mengingatkan agar masyarakat tidak menimbun barang kebutuhan pokok untuk menghindari kecemasan akan ketersediaan bahan pangan.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bengkulu terus berupaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan. Jika terjadi kelangkaan atau kenaikan harga, Pemkot Bengkulu akan mencari solusi konkret. Salah satu langkah yang diambil adalah menghadirkan pasar murah bekerja sama dengan Bulog dan Bank Indonesia (BI). Pasar murah ini akan segera dibuka menjelang Natal dan Tahun Baru di tiga pasar utama di Kota Bengkulu, yaitu Pasar Panorama, Pasar Barukoto, dan Pasar Minggu.
Pasar murah akan menyediakan sembako seperti beras, minyak goreng, telur, gula, dan lainnya dengan harga di bawah pasaran. Dengan langkah ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi momen libur akhir tahun.
Pewarta : Eko
Editor : Yusuf