Skip to main content

Kuota Bio Solar Subsidi Provinsi Bengkulu Naik, Pertalite Sedikit Turun

Asisten II Pemprov Bengkulu RA Denni.
Asisten II Pemprov Bengkulu RA Denni.

Penarafflesia.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu menerima Surat Penyampaian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) pada akhir Desember lalu.

Surat tersebut mengonfirmasi peningkatan kuota Bio Solar Subsidi untuk Provinsi Bengkulu pada tahun 2024, mencapai 107.213 Kilo Liter. Angka ini menunjukkan peningkatan dari kuota tahun 2023 yang sebelumnya hanya 99.409 Kilo Liter.

Asisten II Pemerintah Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni, menyatakan bahwa kenaikan kuota Bio Solar merupakan hal yang positif. "Alhamdulillah, kuota Bio Solar kita tahun ini mengalami peningkatan sekitar 8%, dan pendistribusiannya akan dilakukan oleh Pertamina," ucap R.A Denni pada tanggal 6 Desember.

Denni menekankan pentingnya memastikan bahwa penyaluran BBM Subsidi tepat sasaran. Ia menyoroti aturan yang melarang perusahaan besar di sektor angkutan batu bara, tambang Galian C, dan Sawit untuk menggunakan BBM subsidi.

"Penting untuk menangani perusahaan-perusahaan yang menggunakan minyak subsidi tanpa hak, seperti perusahaan angkutan batu bara, Galian C, dan Sawit yang seharusnya tidak boleh menggunakan BBM subsidi," tambah R.A Denni.

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi juga berharap kendaraan angkutan pribadi memiliki lisensi dari perusahaan pertambangan atau perkebunan saat mengangkut hasil material dari perusahaan tersebut.

"Kendaraan pribadi yang mengangkut material pertambangan dan pertanian harus memiliki lisensi dari perusahaan tersebut. Hal ini bertujuan agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat penerima," ungkapnya.

Denni menyimpulkan, "Dengan cara ini, kita dapat mengidentifikasi secara pasti masyarakat yang mengangkut hasil pertambangan dan pertanian, memastikan penggunaan non-subsidi ketika diperlukan, dan menggunakan BBM subsidi saat tidak mengangkut hasil tambang dan perkebunan." 

Selain kuota Bio Solar, Provinsi Bengkulu mendapatkan kuota bahan bakar jenis Pertalite sebesar 267.716 Kilo Liter pada tahun 2024. Sayangnya, jumlah ini mengalami penurunan sedikit dari tahun sebelumnya yang mencapai 287.477 Kilo Liter.

Pewarta : Tedy

Editor : Yusuf 

  • rica store

Berita Terkini