Skip to main content

KPID-Pemprov Bengkulu Raih Dua Penghargaan dari KPI Pusat

 Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menggelar acara Anugerah KPI 2023 di Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 10-11 Jakarta Pusat, Minggu 26 November 2023 malam.
 Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menggelar acara Anugerah KPI 2023 di Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 10-11 Jakarta Pusat, Minggu 26 November 2023 malam.

Penarafflesia.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menggelar acara Anugerah KPI 2023 di Ayana Midplaza Jakarta di Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 10-11 Jakarta Pusat, Minggu 26 November 2023 malam.

KPI Award adalah ajang pemberian penghargaan terhadap program acara televisi dan radio serta lembaga penyiaran yang kredibel. Tahun ini tema yang d angkat adalah Eco Broadcasting sebagai bentuk kepedulian lembaga penyiaran terhadap lingkungan.

Dalam acara tersebut terdapat 25 kategori penghargaan untuk televisi, radio, KPI Daerah, Pemerintah Daerah, dan lifetime achievement awards.

Dalam hal ini Provinsi Bengkulu berhasil mendapatkan penghargaan sekaligus dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

Penghargaan pertama diraih Pemerintah Provinsi Bengkulu (Pemprov Bengkulu dan DPRD Bengkulu) pada kategori Penghargaan Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran.

Penghargaan kedua diraih oleh KPID Provinsi Bengkulu pada kategori Penghargaan KPID Inovatif Kolaboratif.

Ketua KPID Provinsi Bengkulu Albertce Rolando Thomas, S. Sos menyebut sejak KPID Bengkulu di bentuk dua penghargaan ini merupakan yang pertama bagi KPID Bengkulu dan juga untuk Pemprov Bengkulu.

Ini merupakan bentuk kolaborasi semua komponen, Pemprov Bengkulu, DPRD Bengkulu, Lembaga Penyiaran, Asosiasi, Kampus, dan gerakan Civil Society yang mendukung KPID Bengkulu dalam melakukan kerja-kerja Inovatif dalam mengawasi mata dan telinga masyarakat Bengkulu. 

“Penghargaan ini memacu kami untuk terus melakukan inovasi dan kolaborasi demi menjaga siaran yang sehat serta berkualitas bagi masyarakat Provinsi Bengkulu,” kata Albertce. 

Ia menambahkan bahwa Pemprov Bengkulu mendapatkan penghargaan karena dinilai peduli pada dunia penyiaran yang ada di Provinsi Bengkulu. 

Ini ditandai dengan dukungan anggaran kepada KPID Provinsi Bengkulu tahun 2023 naik dua kali lipat dari anggaran tahun sebelumnya. Anggaran tersebut merupakan anggaran yang cukup besar walaupun bukan yang terbesar se-Indonesia.

“Anggaran KPID 2023 ini merupakan anggaran yang paling besar sejak tahun 2017”, kata Albertce

Selain itu, fasilitas yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu kepada KPID Bengkulu juga sangat bagus.

Artinya, setiap kegiatan KPID Bengkulu selalu didukung oleh Pemprov dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

“Ini bentuk dukungan dan sekaligus bermakna kolaborasi antara pemerintah daerah, KPID, dan dunia penyiaran," tuturnya.

KPID Bengkulu di anggap mampu mengkolaborasikan berbagai pihak dengan stakeholder terkait baik itu dunia penyiaran, pemerintah daerah maupun pihak-pihak lain.

Utamanya untuk berbicara isu-isu Pemilu dengan menggandeng KPU, BAWASLU Provinsi Bengkulu. Kemudian kolaborasi juga dilakukan dengan BPOM dan Badan Narkotika Provinsi dalam mengawasi iklan-iklan obat yang tidak mencerdaskan atau cenderung menjerumuskan atau menyesatkan masyarakat.

Di samping itu, KPID Bengkulu juga sering membuat kegiatan kemasyarakatan terutama selama 2 tahun terakhir dengan bertemu langsung dengan masyarakat melakukan literasi media dan didukung oleh OPD-OPD di Bengkulu. 

Banyak lagi trobosan-trobosan lain yang dilakukan KPID Provinai Bengkulu periode 2022-2025 yang di ketuai Albertce Rolando Thomas.

KPID Bengkulu menginisiasi melakukan MoU terhadap LPS Radio yang ada di Provinsi Bengkulu dengan BUMN/D yang ada di Bengkulu. 

MoU ini di harapkan dapat saling menerima manfaat antara LPS Radio dan BUMN/D yang ada di Bengkulu, sehingga dengan MoU tersebut LPS Radio dapat terbantukan dalam tumbuh kembangnya. 

Inovasi lainnya KPID Bengkulu berkolaborasi dengan Polresta Bengkulu, Korem Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu untuk melibatkan Bahinkamtibmas, Bhabinsa dan Lurah se-Kota Bengkulu dalam acara Sosialisasi ASO dan Sosialisasi Penyiaran Pemilu 2024.

Yang baru lainnya KPID Bengkulu melakukan kegiatan Akbar yang diberi nama "GEBYAR LITERASI NUSANTARA 2023" dimana acara tersebut mendapatkan Rekor MURI dengan peserta literasi terbanyak lebih dari 15 ribu peserta. Dalam kegiatan tersebut KPID Bengkulu juga berkolaborasi dengan Pemprov Bengkulu, KPU, Bawaslu, Kemenag Provinsi Bengkulu, Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta serta Bank Bengkulu. 

Albertce mengatakan, penghargaan ini sebuah pengakuan dan sebuah tonggak untuk lebih memacu semangat ke depan bukan justru membuat kendor.

“Menurut saya prestasi ini tidak lepas dari partisipasi dan kemauan semua pihak untuk berkolaborasi dengan dunia penyiaran yang tentu saja tujuan akhirnya adalah keadilan, pemerataan, keadilan informasi, kemudian juga hak-hak publik tentang informasi yang baik dan benar sesuai dengan hak asasi manusia".

"Selain itu untuk membangun ketahanan budaya, pertahanan informasi masyarakat, dan juga agar masyarakat mendapatkan informasi dan hiburan yang sehat," tuturnya.

"Jadi ketika semua berkolaborasi mudah-mudahan arah dan tujuan serta sasaran ke sana itu lebih mudah dan cepat tercapai,” ujarnya berharap.

Pewarta : Rilis

Editor : Oki

  • rica store

Berita Terkini