Berita Terkini
PASAR MANNA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Selatan memastikan pengerjaan proyek awning di kawasan Pasar Bawah telah rampung 100 persen.
Penegasan ini sekaligus menjawab pertanyaan publik mengenai peruntukan tata ruang dan fungsi jangka panjang dari bangunan tersebut.
Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan, ST, menjelaskan bahwa struktur bangunan terbuka yang menyerupai pendopo tanpa dinding tersebut sengaja dirancang ramah anak. Konsep arsitektur semi-terbuka ini dipilih agar area tersebut memiliki sirkulasi udara yang sehat dan aman untuk pergerakan aktivitas anak-anak.
"Pekerjaan fisik awning ini sudah selesai 100 persen. Kami tegaskan bahwa bangunan ini nantinya difungsikan sebagai arena bermain anak dan pusat rekreasi keluarga terpadu di kawasan Pasar Bawah. Desain tanpa dinding sengaja dibuat agar areanya luas, sejuk oleh angin laut, dan memudahkan orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka saat bermain," ujar Iwan Darmawan saat memberikan konfirmasi resmi, Senin(29/6/2026).
Lebih lanjut, Kadis PUPR juga menepis isu miring terkait spekulasi penggelembungan (mark-up) anggaran material. Ia menjamin seluruh perhitungan harga satuan per meter persegi bangunan telah melalui reviu ketat serta mengacu pada Standar Satuan Harga (SSH) daerah yang sah.
Pihak dinas meminta masyarakat menyaring informasi dan tidak berasumsi berdasarkan keterangan pekerja lapangan yang tidak mengetahui rencana induk (masterplan) tata kota.
Dengan selesainya proyek ini, Dinas PUPR bersama instansi terkait akan segera mempersiapkan fasilitas pendukung permainan anak di lokasi.
Pemerintah daerah optimistis kehadiran arena bermain baru ini tidak hanya menjadi ruang publik yang ramah anak, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pasar Bawah sehingga ikut menghidupkan lapak dagangan para pedagang lokal. (Beb)