Berita Terkini
Penarafflesia, Mukomuko - Sejumlah bangunan sekolah dasar di Kabupaten Mukomuko sangat tidak layak dan memprihatinkan. Dari berapa miliar anggaran DAK diluncurkan pemerintah pusat untuk perbaikan sekolah, masih banyak sekolah yang belum tercover semua. Namun sayangnya hal yang terjadi, ada yang mendapat DAK fisik sekolah masih bagus dapat rehabilitas.
Selain sarana prasarana yang sangat minim, plavon sekolah juga sudah miring dan banyak yang ambruk dan hampir tumbang. Hal itu pun mengancam keselamatan guru dan murid sekolah yang melakukan proses belajar mengajar di sana.
Kondisi tersebut dapat dilihat di sekolah SD Negeri 1 yang ada di Kecamatan Teras Terunjam yang memiliki 150 Murid dan juga SD lainnya yang ada di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu. 3/9/22
Plafon yang sudah rusak terlihat miring, tampak kayu penyangga palavon sudah rapuh mengingat usia yang sudah lama.
Kepala sekolah SD Negeri 1 Teras Terunjam, Kasmanto S.Pd mengatakan, kondisi tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.
"Iya memang sudah lama seperti itu, sebelum saya jadi kepala sekolah SD N 1 ini diperkirakan hampir 10 Tahun ini sekolah ini belum dapat Renovasi" katanya
Kasmanto mengatakan, ada beberapa ruang kelas yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan, serta lantai kelas pun tidak maksimal lagi.
Padahal ruang kelas itu digunakan setiap harinya untuk proses belajar mengajar.
Kasmanto pun khawatir , plafon sekolah yang sudah rusak bisa ambruk sewaktu waktu dan mengancam keselamatan siswa dan guru.
"Iya takut juga karena gurunya takut juga ketimpa, muridnya juga begitu, ya tapi begitulah kondisinya saat ini," pungkasnya.
Kasmanto mengatakan, pihaknya sudah lama mengusulkan perbaikan sekolah. Bahkan pada tahun lalu, Bupati sudah pernah mengunjungi sekolah tersebut.
"Sudah pernah datang dan dilihat, juga ada itu Bupati Mukomuko datang dan melihat. Namun tahun 2022 ini ada juga bantuan ya kita cuma dibikin paping blok, baru sudah selesai pekerjaannya," jelasnya
Dia pun berharap agar Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko memperhatikan kondisi sekolahnya.
Dia meminta pemerintah segera melakukan perbaikan sekolah supaya proses belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan nyaman.
"Kami mau agar dibangun segera, agar murid dan guru bisa belajar dengan tenang," tutupnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko, saat ini belum bisa dikonfirmasi. (Dnex)