Pengukuhan TPPS, Bupati Mukomuko Siap Berkomitmen Pantau Pelaksanaan

Ketua TPPS Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah disambut langsung oleh Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE.,MM.,AK.,CA.,CPA sebagai Ketua TPPS Kabupaten Mukomuko, Senin (21/11/2022)
Ketua TPPS Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah disambut langsung oleh Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE.,MM.,AK.,CA.,CPA sebagai Ketua TPPS Kabupaten Mukomuko, Senin (21/11/2022)

Penarafflesia, Mukomuko - Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Bengkulu, Senin (21/11/2022), Ketua TPPS sekaligus Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah melakukan pantauan dan pengukuhan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mukomuko.

Ketua TPPS Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah disambut langsung oleh Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE.,MM.,AK.,CA.,CPA sebagai Ketua TPPS Kabupaten Mukomuko serta sejumlah pejabat di lingkup pemkab.

Kunjungan kerja tersebut, dalam rangka pendampingan pelaksanaan pembinaan monitoring dan evaluasi (Monev) percepatan penurunan stunting (P2S).

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu,Ir Rusman Efendi, dalam laporannya mengatakan kunjungan kerja Ketua TPPS tersebut sekaligus evaluasi pemanfaatan elsimil dan google form kasus stunting di Kababuten Mukomuko.
Pada Monev tersebut diikuti peserta dari berbagai unsur. Di antaranya kepala desa lokus stunting, camat hingga tim pendamping keluarga (TPK) di wilayah Kabupaten Mukomuko serta terdapat unsur tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Monitoring ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program percepatan penurunan stunting terlaksana dan mendukung kegiatan terpadu dan terkoordinasi dalam rangka mencapai sasaran kinerja percepatan penurunan stunting lintas sektor yang terintegrasi, ujar Rusman.

 

Ketua TPPS Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah disambut langsung oleh Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE.,MM.,AK.,CA.,CPA sebagai Ketua TPPS Kabupaten Mukomuko, Senin (21/11/2022)
Ketua TPPS Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah disambut langsung oleh Bupati Mukomuko H. Sapuan, SE.,MM.,AK.,CA.,CPA sebagai Ketua TPPS Kabupaten Mukomuko, Senin (21/11/2022)

 

Wagub Bengkulu, Rosjonsyah selaku Ketua TPPS provinsi dalam kesempatan tersebut, mengajak segenap anggota TPPS dari seluruh tingkatan untuk bersama-sama mengentaskan stunting. Sebab, stunting merupakan masalah bangsa yang serius karena menyangkut pembangunan kualitas manusia generasi bangsa.

Ia meminta pemkab untuk membuat regulasi mengatasi stunting dan meminta Kemenag agar menjalin sinergitas dalam mencegah pernikahan usia anak.

Hal senada diungkapkan Bupati H.Sapuan, SE.,MM.,AK.,CA.,CPA. mengatakan, pemerintah daerah mendukung program penurunan stunting yang merupakan program prioritas nasional dalam rangka meningkatkan kualitas SDM.

Ia meminta dukungan semua pihak dalam mengatasi stunting dan program pemerintah lainnya. Hal itu agar mendapatkan hasil untuk menyongsong Kabupaten Mukomuko yang lebih baik.

Bupati Sapuan juga berharap agar masyarakat turut berperan mencegah stunting dengan segera melaporkan jika menemukan kasus stunting. “Kades dan camat, tenaga kesehatan agar mengambil peran dalam pengentasan stunting,”jelasnya 

Sambung Bupati sapuan, untuk menekan potensi stunting perlu beberapa kebijakan tentang stunting, untuk mendukung pencapaian serta meningkat penggunaan dana desa tentang stunting. Tentunya melibatkan pran non pemerintah, dan unsur lainnya. Mukomuko siap berkomitmen,

"atas kunjungan kerja dan pendampingan tentang stunting semaksimal mungkin dan kerja sama semua dari kabupaten kecamatan, dan desa yang sebagai Ujung tombak kedepannya. Serta meningkatkan produk pertanian pangan lokal, Melalui hasil pangan terbaik masyarakat akan memperoleh produk pertanian yang baik sehingga kualitas gizi yang diperoleh lebih optimal." Tegas bupati sapuan. (ADV/Dnex)

  • HUT Provinsi Bengkulu
  • PMD
  • dana desa
  • inovasi

Berita Terkini