Berita Terkini
Penarafflesia.com - Kades Linau Ispi Yulidarmin melalui Sekertaris Desa Linau Bobi Defrianto mengatakan, tahun 2024 ini optimis pelaku UMKM akan tembus pasar nasional. Pihaknya juga meyakini bahwa masyarakat Linau sudah banyak mendapatkan bekal tentang pengetahuan mulai dari cara pengolahan, berbisnis bahkan berjualan online, dan apalagi sekarang Desa Linau sudah memiliki website tersendiri guna memperkenalkan wisata , pengetahuan tentang pengetahuan digital terus dikembangkan dan di sosialisasikan. “Target kita di tahun ini Desa Linau menjadi desa paling unggul dalam bidang UMKM dan pariwisata,” terangnya.
Bobi mengatakan, sistem digitalisasi telah memberikan ruang yang begitu luas. Bagaimana setiap pengguna bisa memanfaatkannya sebagai media komunikasi, mencari informasi, hingga promosi, semua bisa dilakukan di era digital seperti saat ini. “Dengan digitalisasi kita cukup menggunakan handphone android sudah bisa memasarkan barang luar daerah bahkan bisa menjangkau luar negeri,” ujarnya.
Dengan demikian sangat penting untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan kelimpahan digitalisasi di masa sekarang dan masa yang akan datang. Tidak hanya sekedar pemaparan terkait pentingnya pemanfaatan digitalisasi. “Mari manfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha tapi tentu ini harus dibekali dengan pengetahuan,” tuturnya.
Tambahnya Kita berharap, tidak hanya produk yang akan dikenal, melainkan objek wisata di Desa Linau juga semakin dikenal. Sehingga, dapat mendatangkan berbagai pengunjung dari seluruh Indonesia
(Ahlan)