Berita Terkini
Penarafflesia.com - Kabupaten Bengkulu Selatan tahun ini mendapatkan 4.600 kuota program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Kuota tersebut disebar ke sebanyak 15 desa dari 142 desa yang ada terdaftar dalam program PTSL. Program ini berasal Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) RI.
Kepala Kantor BPN Bengkulu Selatan Nasep Vandi Sulistiyo mengatakan sampai bulan Agustus 2023 minat masyarakat mendaftar PTSL masih sangat rendah.
Dari kuota yang tersedia yang mengajukan mengikuti program PTSL atau sering juga disebut dengan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) tetap minat masyarakatnya hanya sekitar 30 persen saja.
Untuk tahun 2023 memang tidak semua desa yang mendapatkan, adapun 15 desa tersebut tersebar dibeberapa Kecamatan, mulai dari Desa Bandar Agung, Lubuk Tapi, Talang Tinggi dan Batu Kuning Kecamatan Ulu Manna. Lalu, Desa Kembang Seri dan Talang Padang Kecamatan Pino Raya.
"Kemudian, Desa Padang Pandan Kecamatan Manna. Selanjutnya, Desa Padang Berangin dan Desa Gelumbang Kecamatan Kota Manna. Lalu, Desa Tanjung Aur Kecamatan Bunga Mas, Desa Suka Maju, Tanjung Beringin dan Desa Maras Kecamatan Air Nipis,” ucap Nasep, Minggu (27/8/23).
Program PTSL ini adalah program dimana nantinya masyarakat akan mempunyai tanah yang mempunyai legalitas yang sangat kuat yaitu sertifikat.
Bahkan untuk mendapatkan sertifikat tersebut masyarakat akan dibantu oleh Pemerintah. Kata lainnya masyarakat mendapatkan subsidi dalam penerbitan sertifikat nantinya.
Untuk itu pihaknya juga berharap,minat masyarakat juga bisa besar melihat peluang yang diberikan oleh Pemerintah dalam kepemilikan suatu bidang tanah. Serta memanfaatkannya apalagi dari segi pembiayaan masyarakat dibantu oleh Pemerintah berupa subsidi.
“Sayangnya minatnya itu masih rendah, apalagi untuk program PTSL ini kita belum tentu mendapatkan setiap tahunnya,sangat sayang kalau kita tidak memanfaatkannya,” pungkas Nasep.