1000 Vaksin Ternak Akan Disuntikkan di Tiga Kecamatan

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan

Penarafflesia, Mukomuko - Mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang ada di Kabupaten Mukomuko, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan akan melaksanakan suntit 1000 vaksin ternak di tiga Kecamatan di Kabupaten Mukomuko. Kecamatan yang akan dilakukan Vaksin yaitu Kecamatan Lubuk Pinang, Kecamatan Penarik Kecamatan Ipuh, dan Kecamatan Ipuh, Air Rami pada Hari Senin dan Rabu tanggal 4 dan 6 yang akan dilakukan secara Serentak.

Saat ini baru 1.000 vaksin yang telah diterima oleh Kabupaten Mukomuko akan digunakan di tiga kecamatan. Kamis (30/6/22)

"Vaksin ternak yang baru ada sebanyak 1.000 dan akan digunakan untuk ternak ditiga Kecamatan Kabupaten Mukomuko sesuai dosis yang tersedia," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan  Pitriyani Ilyas, S.Pt

Diungkapkan, untuk kebutuhan vaksin di Kabupaten Mukomuko, sesuai dengan populasi jumlah ternak yang ada di Kabupaten Mukomuko sangat banyak hingga hampir 22 ribu, Sementara belum diajukan karena masih menunggu dari pusat.

"Sesuai jumlah populasi ternak kita di sini ada sekitar hampir 22 ribu populasi Sapi. Maka dengan jumlah ini belum kita ajukan ke pusat yakni ke Kementrian," terangnya.

Untuk itu, sambung Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan sedang menunggu keputusan dari Pusat.

Diketahui, sebanyak 1.000 vaksin bakal disuntikan kepada hewan ternak, penyuntikan ini dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya wabah Penyakit Mulut Kuku (PMK) di Kabupaten Mukomuko.

Hal ini diungkapkan dan Ia menegaskan saat ini kondisi PMK di Kabupaten Mukomuko tidak terlalu mengkhawatirkan. Ada satu kecamatan yang terjangkit yaitu di daerah penarik ada tiga sample yang diambil ternyata positif PMK.

Untuk permasalahan akan dilaksanakan suntit Vaksin terhadap Ternak akan melibatkan TNI dan Polri. PMK untuk mempercepat penanganan kasus PMK di Kabupaten Mukomuko

"Vaksin dilakukan di tiga Kecamatan yaitu kecamatan Lubuk Pinang, Penarik, Dan pada tanggal yang sama itu dilakukan kecamatan  Ipuh dan Air Rami. Sebanyak 1.000 vaksin dan itu akan di suntitkan.

Disinggung aturan dari Kementrian Perekonomian, hewan yang terjangkit Penyakit Mulut Kuku ternak yang harus dimusnahkan akan diganti rugi senilai Rp 10 juta per ekor belum tahu juklak juknisnya dan tindak lanjutnya belum ada dari pusat. Karena sampai sekarang sementara belum tahu seperti apa juklak juknisnya.

"Itu sudah diatur, apabila binatang itu harus dipaksa harus dimusnahkan nanti ada penggantian pada si petani itu, namun untuk itu kita belum tahu seperti apa juklak juknisnya, Karena wacana dari Pusat kita belum ada seperti apa kelanjutannya." pungkasnya.(Dnex)

Berita Terkini