Skip to main content

HUT Kabupaten Mukomuko, Delapan Kades Kecamatan Teras Terunjam Fasilitasi Baju Batik Anak Paud

Penarafflesia.com, Mukomuko – Rencana pemerintah melakukan pencatatan rekor MURI penggunaan baju batik etnik atau batik Mukomuko melibatkan anak usia dini pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Mukomuko dengan secara virtual Zoom dengan melakukan gerak dan lagu Asmaul Husna.

Namun, dalam acara ini anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diwajibkan untuk membeli baju batik seharga Rp 65 ribu rupiah. Beda dengan kecamatan Teras Tunjam, biaya tidak dibebani kepada Wali Murid Paud. Delapan Desa Teras Terunjam siap mempasilitasi baju batik anak Paud.

Suryanto, SPd,. M.Si Camat Kecamatan Teras Terunjam saat awak media Konfirmasi diruangnya menyampaikan, dalam kegiatan rekor MURI untuk anak anak PAUD di kecamatan Teras Tunjam sangat antusias. Delapan Desa dikecamatan Teras Tunjam dan unsur tokoh masyarakat sangat menerima kegiatan ini. Dari pihak kecamatan telah berkordinasi dengan delapan kepala Desa dan telah membentuk panitia untuk kegiatan rekor MURI ini.

"Dalam kegiatan ini kita membatasi 50 persen dari luasnya lokasi. Serta menjalankan wajib protokol kesehatan, baik memakai masker, dan mempersiapkan tempat cuci tangan," pungkasnya.

Disinggung untuk permasalahan pembelian baju seragam, hal ini tidak diwajibkan, hanya untuk kebersamaan dan terlihat bagus dalam berseragam cuma diarahkan untuk baju kesamaan. Dan tidak ada tekanan dalam pembelian baju batik ini.Untuk kecamatan Teras Terunjam untuk anak anak Paud sudah di pasilitasi oleh Desa masing masing memakai anggaran PAD desa itu sendiri.

"Untuk baju batik seragam khusus Desa di Kecamatan Teras Tunjam sudah dipasilitasi oleh PAD Desa masing masing, tidak dipungut dari wali murid PAUD," kata camat.

Selain itu, Erif Widodo, S.Sos, sebagai Kades Mekar Jaya yang juga ketua panitia kecamatan Teras Tunjam Kabupaten Mukomuko membenarkan, dalam kegiatan ini sudah mempersiapkan dan mempasilitasi kegiatan rekor MURI gerak dan lagu Asmaul Husna. Untuk khusus Desa Desa Teras Tunjam kita siapkan baju batik ini dengan memakai anggaran PAD desa dan tidak dibebankan ke wali murid PAUD.

"Kita Delapan desa Kecamatan Teras Terunjam tidak membebani wali murid paud, kita anggarkan untuk pembelian baju batik ini dengan PAD desa sendiri," Tutup Kades.(Dnex)

  • rica store

Berita Terkini