Berita Terkini
Penarafflesia.com - Semifinal Bintang Radio digelar di Auditorium RRI Bengkulu pada Senin (12/11/23), menjadi panggung bagi 40 peserta (12 pria dan 28 wanita) yang bersaing memperebutkan tiket final Bintang Radio.
Penilaian melibatkan aspek-aspek seperti penguasaan panggung, kepercayaan diri, kostum, pemilihan lagu, penghayatan lagu, dan improvisasi menjadi kriteria penentu perjalanan peserta menuju final. Agnes, Hary Handika, dan Riki Elkasih, sebagai dewan juri, menjalankan tugas mereka dengan teliti untuk menentukan siapa yang layak melangkah ke babak final.
Dalam persaingan sengit menuju final kompetisi Bintang Radio RRI Bengkulu, Magdalena Simanjuntak (22), peserta nomor urut 25, menjadi sosok inspiratif. Meskipun menghadapi keterbatasan sebagai penyandang disabilitas sensorik, mahasiswa Unihaz ini tetap mempertahankan optimisme untuk meraih tiket final.
Magdalena, yang tinggal di Simpang Kandis Kota Bengkulu, merupakan seorang mahasiswa dengan kegemaran bernyanyi. Hobinya tersebut telah ia wujudkan di panggung-panggung seni disabilitas dan acara perayaan di Jakarta sejak bersekolah di SLB.
Pengalaman berpartisipasi dalam event seni sebelumnya memberikan Magdalena kepercayaan diri untuk tampil di kompetisi sekelas Bintang Radio. Tanpa persiapan khusus, kepercayaan diri dan dukungan dari orangtua menjadi kunci optimisme Magdalena.
Perjuangannya tidak hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga sebagai harapan agar RRI terus memberikan ruang dan kesempatan kepada rekan-rekan sejawatnya serta seluruh individu difabel.