YS Pelaku Pembunuhan di THM Dragon 99 Dapat Penangguhan Penahanan

SUNGAILIAT-YS (20) pelaku terduga pelaku pembunuhan terhadap Agung Maulana (19) di tempat hiburan malam (THM) Cafe Dragon Sungailiat dikabarkan mendapatkan penangguhan penahanan. Penanggungan pemuda warga Gang Singkur Kampung Nelayan Sungailiat ini dibenarkan oleh Kapolres Bangka AKBP. Indra Kurniawan kepada wartawan saat dikonfirmasi pada Jumat (16/9/22) siang.

Menurut AKBP Indra Kurniawan, penangguhan penahanan sendiri dilakukan atas dasar batas waktu penahanan dari kepolisian dan perpanjangan dari Kejaksaan telah habis.  
“Oke.. penangguhan diberikan karena batas waktu penahanan di Kepolisian dan perpanjangan dari Kejaksaan telah habis waktunya maka diberikan penangguhan penahanan,” terang AKBP. Indra melalui pesan Whatsapp nya pada Jumat siang.

Ditambahkannya bahwa saat ini prosesnya masih terus memenuhi data dan bukti terkait peristiwa yang menghabisi nyawa warga Nelayan II Sungailiat tersebut. Indra Kurniawan mengatakan kemungkinan pekan depan perkara tersebut sudah bisa P21 ke Kejaksaan.

“Setelah dipenuhi data dan bukti yang kurang serta koordinasi dengan pihak Kejaksaan Kabupaten Bangka, maka insya Allah kasus tersebut (bisa) P21 minggu depan,” tambah Indra.

Terpisah, dkonfirmasi wartawan Kepala Lingkungan Nelayan II Syarifuddin mengaku tidak mengetahui perihal penangguhan tersebut. Namun Syarifuddin menilai pemberian penangguhan penahanan tersebut merupakan sesuatu yang tak pantas. Mengingat YS merupakan seorang pelaku pembunuhan.

“Saya belum tau jika ternyata pelaku pembunuhan warga kami kemaren mendapatkan penangguhan penahanan. Hanya saja, jika sesuai dengan hukum, tidak pantas lah jika ternyata pelaku tersebut diberikan penangguhan. Itu tidak pantas. Lagi pula kok sudah selama ini belum selesai-selesai perkara ini,” tandas Syarifuddin.

Sebelumnya sempat diberitakan, telah terjadi pembunuhan yang menyebabkan Agung Maulana (19), warga Lingkungan Nelayan II, Kota Sungailiat tewas. Pemuda malang ini ditemukan tergeletak di Cafe Dragon dengan beberapa luka tusukan di tubuhnya, Minggu (30/01) dini hari setelah ditikam menggunakan obeng oleh YS, yang merupakan warga Gang Singkur Nelayan Sungailiat Bangka. Polisi sendiri cukup kesulitan mengungkapkan peristiwa berdarah ini, karena YS sendiri baru bisa dibekuk pada bulan April 2022 lalu, setelah polisi melakukan penyelidikan termasu meminta keterangan para saksi. Saat diamankan polisi pada Jumat (1/4) malam, kepada pihak kepolisian sendiri YS mengaku bahwa dirinya melakukan penusukan terhadap Agung Maulana lantaran kondisi mabuk. 

Peristiwa ini sendiri sempat memanas hingga Polres Bangka didatangi oleh Kaling dan warga Nelayan II Sungailiat. Mereka bahkan sempat mendesak pihak kepolisian untuk menutup tempat hiburan malam Cafe Dragon  tersebut.

Kapolda Babel, Irjen.Pol Drs. Yan Sultra saat dikonfirmasi terkait perihal penangguhan terduga YS, belum memberi komentar. Kapolda Babel tersebut hingga berita ini diturunkan belum menjawab konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp. 

Pihak keluarga Agung Maulana sendiri saat berita ini diturunkan masih dalam upaya dihubungi oleh wartawan. (red)

Berita Terkini