Berita Terkini
Bojonegoro – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat juga mendapat sambutan luar biasa, salah satunya pasar murah dan pelayanan kesehatan gratis yang digelar di halaman Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Kesongo, Rabu (15/7/2026).
Sejak pagi, warga dari Desa Kesongo maupun desa-desa di sekitarnya memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Pelayanan kesehatan gratis tersebut merupakan hasil kolaborasi Satgas TMMD dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro melalui Puskesmas Kedungadem dan Puskesmas Kesongo. Masyarakat cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mendapatkan layanan pemeriksaan tanpa dipungut biaya.
Berbagai pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Dokter Puskesmas Kedungadem, dr. Bowo Luhur Santoso, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara dini.
"Melalui pemeriksaan rutin, berbagai faktor risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan sedini mungkin," ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan tenaga kesehatan dalam kegiatan TMMD merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Selain layanan kesehatan, perhatian warga juga tertuju pada pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Program tersebut menjadi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah fluktuasi harga sembako.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
"TMMD hadir untuk memberikan manfaat yang menyeluruh. Selain membangun infrastruktur, kami juga ingin membantu masyarakat melalui pelayanan kesehatan, pasar murah, dan berbagai kegiatan sosial lainnya agar kesejahteraan warga semakin meningkat," jelasnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya antrean di lokasi pemeriksaan maupun stan pasar murah. Salah seorang warga Dusun Mundu, Desa Kesongo, Sri Minarsih (49), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
Ia memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatannya sekaligus membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat.
"Alhamdulillah, bisa cek kesehatan tanpa biaya dan belanja sembako dengan harga lebih murah. Program seperti ini sangat membantu masyarakat," katanya.
Menurut Sri Minarsih, beberapa kebutuhan pokok dijual dengan selisih harga yang cukup signifikan. Salah satunya minyak goreng kemasan dua liter yang di pasaran berkisar Rp42 ribu, sementara pada pasar murah TMMD dijual sekitar Rp32.500.
Program TMMD Reguler ke-129 di Desa Kesongo akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Selain pembangunan infrastruktur, berbagai kegiatan nonfisik juga terus digelar sebagai bentuk kepedulian TNI bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, serta ketahanan ekonomi masyarakat.
Melalui tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", TMMD ke-129 diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga lewat pelayanan sosial yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
(Pendim 0813/Bojonegoro)