Skip to main content

Kepala BPKAD Yudi Susanda Imbau Para ASN Lingkup Kantor Waspada Saat Mudik Lebaran

Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda, Saat wawancara di depan Kantor Beberapa Waktu Lalu Foto/Dok
Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda, Saat wawancara di depan Kantor Beberapa Waktu Lalu Foto/Dok

Kota Bengkulu, Penarafflesia.com - Sesuai arahan dari Pemkot Bengkulu melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) , Kepala BPKAD Imbau Para Jajarannya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan berupaya optimal dalam memitigasi bencana kebakaran di wilayah Kota Bengkulu pasca mudik lebaran 2023.

Dalam hal ini, Kepala BPKAD Kota Bengkulu, Yudi Susanda mengatakan, frekuensi kebakaran yang terjadi selama bulan Ramadan 1444 Hijriah cukup banyak, di wilayah kota bengkulu ada beberapa kejadian.

"Oleh karena itu, perlu adanya upaya antisipasi untuk menghindari hal-hal yang menjadi ancaman kebakaran. Kami mengimbau kepada para masyarakat terkhusus para ASN lingkup BPAKD Kota Bengkulu untuk senantiasa waspada dan menerapkan langkah-langkah pencegahan terlebih jika rumah akan ditinggal liburan atau mudik Lebaran," ujar Yudi Susanda, Senin (17/4/2023).

Lebih lanjut, Yudi mengatakan, Bangunan Perumahan (BP) menjadi objek yang paling banyak mengalami kebakaran dengan dugaan penyebab korsleting listrik. Selain itu, ada juga penyebab kebakaran lainnya seperti kebocoran instalasi gas dan aktivitas membakar sampah yang dapat menyebabkan objek lainnya terbakar seperti instalasi luar gedung, bangunan umum dan perdagangan, kendaraan, bangunan industri, tumbuhan, dan lainnya yang harus diwaspadai.

"Oleh karena itu, sangat penting untuk kita tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan kebakaran yang tepat. Periksa instalasi listrik secara berkala dan segera ganti jika kabel atau perangkat listrik sudah terkelupas atau rusak, sebelum mudik," imbuhnya. 

Adapun langkah-langkah antisipasi kebakaran yang perlu diterapkan yaitu:

1. Tidak meninggalkan kompor yang sedang menyala saat memasak;

2. Pastikan kompor dalam keadaan mati saat akan meninggalkan rumah atau saat waktu istirahat;

3. Perhatikan instalasi tabung gas yang digunakan untuk memasak, pahami ciri kebocoran gas seperti berbau menyengat, dan mengeluarkan bunyi pada saat instalasi;

4. Lepas regulator dari tabung gas;

5. Cabut steker dari stop kontak jika tidak terpakai;

6. Laporkan kepergian mudik kepada pengurus RT/RW atau keamanan di lingkungan rumah;

7. Titipkan kunci rumah kepada orang yang dipercaya;

8. Titipkan hewan peliharaan ;

9. Hindari penggunaan alat elektronik yang membutuhkan listrik secara berlebihan; dan

10. Hindari penggunaan steker bertumpuk, dan gunakanlah peralatan listrik sesuai standar yang berlaku (SNI).

Bagi warga Kota Bengkulu yang memerlukan bantuan petugas pemadaman kebakaran (Damkar) dapat menghubungi Jakarta Siaga 112 (bebas pulsa) atau datang langsung ke Pos Sektor terdekat di wilayah Kota Bengkulu. (Adv)
 

  • rica store

Berita Terkini