Berita Terkini
Bengkulu, Penarafflesia.com - Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, mendampingi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Dr (HC) dr Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), dalam kunjungannya ke Rumah Sakit Gading Medika untuk mengadakan sosialisasi Keluarga Berencana (KB) pasca melahirkan, khususnya melalui metode pasang susuk 1 pasang.
Pada kesempatan ini, Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa alat kontrasepsi dapat langsung dipasang sesaat setelah melahirkan guna mencegah kehamilan tidak diinginkan (KTD). Beliau juga menjelaskan bahwa layanan KB pasca persalinan ini efektif untuk menurunkan prevalensi stunting.
"KB pasca persalinan ini penting untuk mencegah kehamilan tidak diinginkan dan membantu menurunkan angka stunting di Indonesia," jelas Hasto Wardoyo.
Lebih lanjut, Hasto Wardoyo berharap partisipasi masyarakat dalam KB dapat membantu mengatur jarak kelahiran anak demi tercapainya kesejahteraan keluarga.

"Dengan mengatur jarak kelahiran anak, orang tua dapat memberikan perhatian dan kasih sayang yang lebih baik kepada anak-anak mereka," ujar Hasto Wardoyo.
Wagub Rosjonsyah, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala BKKBN RI ke Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan rangkaian kegiatan program Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Bengkulu.
"Kami berharap dengan adanya program ini, angka stunting di Provinsi Bengkulu dapat segera diturunkan," ungkap Wagub Rosjonsyah.
Sosialisasi KB pasca melahirkan ini dihadiri oleh para tenaga medis, bidan, dan ibu-ibu yang baru saja melahirkan. Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, semakin banyak ibu-ibu yang memanfaatkan layanan KB pasca melahirkan untuk mencegah kehamilan tidak diinginkan dan membantu menurunkan angka stunting di Provinsi Bengkulu. (Adv)