Skip to main content

Upaya Peningkatan Kesadaran Stunting di Mukomuko

Penarafflesia.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu, bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Bengkulu dan Komisi IX DPR RI, terus berupaya mengurangi stunting. Mereka menyelenggarakan program sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang stunting dan cara mencegahnya, dengan tujuan menurunkan angka stunting di Provinsi Bengkulu hingga tahun 2024.

Stunting adalah masalah gagal pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi yang berkelanjutan. Sosialisasi dan intervensi dengan asupan gizi yang seimbang diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

Sosialisasi telah dilakukan di berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu, dengan target penurunan stunting hingga 12,55 persen pada tahun 2024. Elva Hartati, Anggota Komisi IX DPR RI, menjelaskan hal ini selama acara di Mukomuko.

Mukomuko, wilayah perbatasan dengan Sumatera Barat, menjadi fokus kampanye. Desa Mekarsari dan Tanjung Mulya dipilih sebagai tempat sosialisasi karena cakupannya luas, dengan lebih dari 3.400 penduduk sasaran.

Sosialisasi ini bertujuan mengurangi angka stunting dengan fokus pada pemahaman pernikahan usia dini, pola makan yang sehat, dan kesehatan reproduksi remaja. Semua ini untuk memastikan generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas.

Upaya ini mencakup pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri serta pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan, termasuk pengukuran lingkar lengan atas dan pemeriksaan anemia.

"Program ini merupakan langkah positif untuk memperbaiki perawatan dan kesejahteraan anak-anak di Provinsi Bengkulu," ungkapnya.

  • rica store

Berita Terkini