Skip to main content

SAKA POM Bengkulu Perkuat Wawasan Wujudkan Keamanan PJAS di Luar Lingkungan Sekolah

Pembekalan kompetensi dasar bagi SAKA POM Bengkulu, di BPOM Bengkulu, Senin (28/8/23).
Pembekalan kompetensi dasar bagi SAKA POM Bengkulu, di BPOM Bengkulu, Senin (28/8/23).

Penarafflesia.com - Kader Pramuka Kwartir Daerah 07 Bengkulu yang tergabung dalam Satuan Karya Pengawas Obat dan Makanan (SAKA POM) Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu mengikuti pembekalan kompetensi sebagai langkah awal pengawasan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) di luar lingkungan sekolah. 

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BPOM Bengkulu, Senin (28/8/23), dengan hadir sebagai pemateri Kepala BPOM Bengkulu Yogi Abaso Mataram bersama Wakil Ketua Bidang Satuan Karya Satuan Organisasi (SAKA-SAKO) Gugus Darma Kwartir Daerah 07 Bengkulu Sis Budiyanto dan Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Yunika Sari.

Dalam paparannya, Yogi menyampaikan dasar pengetahuan terkait keamanan obat dan makanan serta pengujian kepada para kader Pramuka yang akan turun langsung ke lapangan.

"Sebelum para kader Pramuka turun ke lapangan untuk memantau kondisi jajanan anak sekolah di luar lingkungan sekolah, mereka kami bekali terlebih dahulu agar tahu seperti apa kondisi dan gambaran makanan yang sehat itu," kata Yogi.

Salah satu yang diajarkan ke kader SAKA POM adalah cara memahami cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOP). Pengelolaan pangan yang baik, kata Yogi harus melalui tahapan menjaga kebersihan ruang produksi, kebersihan diri, dan menggunakan alat pelindung diri seperti celemek, sarung tangan, tutup kepala dan masker.

Hal inilah yang kemudian dapat menjadi bahan sosialisasi ke masyarakat khususnya pedagang terhadap pengelolaan pangan jajanan anak sekolah yang baik agar terhindar dari cemaran logam mikroba maupun cemaran fisik ketika dijual bebas di luar lingkungan sekolah.

"BPOM sendiri sudah ada program terkait pengawasan jajanan anak sekolah di lingkungan sekolah. Nah yang untuk di luar sekolah inilah nantinya kami menggerakkan peran Pramuka agar dapat memantau dan mengawasi langsung terhadap jajanan anak sekolah di luar lingkungan sekolah," ujar Yogi.

Setelah pendalaman materi, BPOM sendiri akan melakukan rencana aksi untuk turun ke seluruh titik lokasi sekolah dasar (SD) yang menjadi sasaran penjualan jajanan anak sekolah.

"Seluruh SD di Kota Bengkulu akan kita awasi. Khususnya yang memang ada penjual jajanan anak sekolah di luar lingkungan sekolah," ungkap Yogi.

Para kader Pramuka inilah nantinya yang turut serta mengawasi, mengambil sampel makanan hingga melakukan pemeriksaan terhadap jajan yang dijual disupervisi oleh BPOM Bengkulu sebagai pamong dari SAKA POM.

"Secara khusus untuk melakukan sampling, dan pengujian di tempat. Kecuali pada pengujian mikrobiologi akan dilakukan oleh kami di laboratorium," sampainya.

Dengan program ini, Yogi berharap tujuan menjamin keamanan jajaran pangan anak sekolah yang dijual di luar lingkungan sekolah dapat terwujud dan tidak ada lagi jajaran yang dikonsumsi anak-anak sekolah mengandung bahan berbahaya, angka mikroba memenuhi syarat.

"Dengan hasil ini tentu menjadi patokan kami untuk melakukan langkah strategi pencegahan agar keamanan pangan di Bengkulu dapat terwujud," demikian Yogi.

  • rica store

Berita Terkini