Berita Terkini
Seluma, Penarafflesia.com - Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 (SMKN 2) Seluma mengapresiasi kinerja Jaringan Media Siber Indonesi (JMSI) Kabupaten Seluma yang gencar merangkul Pelajar agar berkarya untuk daerah.
Amlan Safrinulin saat ditemui diruang kerjanya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap JMSI Kabupaten Seluma. Karena hal ini merupakan strategi yang tepat untuk mempertahankan adat dan budaya daerah.
"Apresiasi setinggi-tingginya terhadap JMSI, karena hari ini selain melaksanakan nonton bareng film Sera Joan, ternyata mereka juga merangkul anak-anak kami untuk berkarya. Upaya yang dilakukan ini merupakan salah satu cara agar adat dan budaya kita tetap bertahan," ungkapnya.
Lebih lanjut Amlan menambahkan agar sebenarnya potensi siswa siswi di SMKN 2 Seluma ini sangat banyak, namun terkendala dengan wadah yang mampu membimbing mereka diluar akademik.
"Potensi kita ini cukup banyak, akan tetapi kita terkendala dengan pembimbingnya, seperti solo song, acting dan musik. Dengan hadirnya JMSI ini mudah-mudahan mampu memunculkan potensi yang selama ini belum di ekspose," imbuhnya.
Selain itu, dengan digelarnya nonton bareng di SMKN 2 Seluma ini, Amlan berharap akan timbul keinginan anak-anak untuk mengambil bagian dalam film serupa di masa yang akan datang.
"Ya harapan kami semoga anak-anak termotivasi oleh film ini, Kedepan kita juga akan mendorong agar anak-anak lebih aktif lagi beraktifitas selain akademik," tutupnya.
Yedi Kustanto, Selaku Ketua JMSI Kabupaten Seluma menyampaikan bawasanya JMSI dalam hal Nobar ini menberikan Motivasi buat anak-anak supaya bisa mengembangkan bakat. Dimana nantinya bisa memotivasi Budaya dan adat di Seluma. setelah Louncing Film Sera dan Joan sampai saat ini sudah ada 5 SMA/SMK Nobar dan insyakallah dalam waktu dekat kita Izin Nobar di Sekolah-Sekolah SMA/SMK yang ada di kabupaten Seluma.
" Ya tujuan kita Nobar Film Sera dan Joan ini memberikan motivasi kepada anak- anak supaya nantinya bisa mengembangkan bakatnya dan berkarya. Lebih lagi bisa memotivasi adat dan budaya kita" tutupya.(Az)