Skip to main content

32 Penyuluh Agama Kristen di Bengkulu Terima SK Penetapan Tahun 2024: Kakanwil Kemenag Tekankan Moderasi Beragama

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I, MM, bersama Mastiur Purba, S.Ag, menyerahkan secara simbolis SK Penetapan kepada Penyuluh Agama Kristen Non PNS tahun 2024, menandai komitmen kuat dalam mempromosikan moderasi beragama dan persatuan di masyarakat (FOTO: Agus/Penarafflesia.com)
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I, MM, bersama Mastiur Purba, S.Ag, menyerahkan secara simbolis SK Penetapan kepada Penyuluh Agama Kristen Non PNS tahun 2024, menandai komitmen kuat dalam mempromosikan moderasi beragama dan persatuan di masyarakat (FOTO: Agus/Penarafflesia.com)

BENGKULU, Penarafflesia.com – Tahun 2024 menjadi awal yang baru bagi 32 Penyuluh Agama Kristen Non PNS di Provinsi Bengkulu, yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) Penetapan Penyuluh. Penyerahan SK ini dilaksanakan secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I, MM, yang didampingi oleh Pembimas Kristen Mastiur Purba, S.Ag.

Mastiur Purba, dalam laporannya, menyebutkan bahwa para penyuluh ini bertugas di berbagai wilayah di Bengkulu. "Tahun ini, kita memiliki 32 penyuluh Agama Kristen. Mereka tersebar di berbagai kabupaten, termasuk 15 di Kota Bengkulu, dan sisanya di Bengkulu Tengah, Kaur, Seluma, Lebong, Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Mukomuko, dan Lebong," ujarnya. Selain itu, juga diagendakan pembentukan POKJALUH Penyuluh Agama Kristen sebagai wadah komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan tugas.

Dr. H. Muhammad Abdu dalam arahannya memberikan pesan penting kepada para penyuluh. "Sebagai penyuluh, tugas Anda adalah menjadi jembatan perdamaian, mengarahkan umat kepada nilai-nilai yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," katanya. Ka.Kanwil juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai moderasi beragama, toleransi, dan hidup berdampingan dengan damai dalam keberagaman.

Lebih lanjut, Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu menggarisbawahi peran penting penyuluh dalam era digital. "Penyuluh harus melek teknologi. Dengan memanfaatkan media sosial seperti TikTok, Facebook, dan platform digital lainnya, jangkauan pembinaan umat akan lebih luas," terangnya.

Penyuluh Agama Kristen diharapkan tidak hanya menjadi panutan dalam kehidupan beragama, tetapi juga sebagai agen moderasi dan persatuan. “Anda adalah bagian dari Keluarga Besar Kementerian Agama. Oleh karena itu, peran Anda dalam mengarahkan umat pada persatuan sangat penting. Hindari sikap yang memecah belah dan hargailah perbedaan," tambah Ka.Kanwil.

Acara penyerahan SK ini ditutup dengan ucapan selamat bertugas dari Ka.Kanwil kepada semua penyuluh yang telah menerima SK. “Saya berharap Anda semua dapat menjadi panutan dan contoh yang baik bagi umat yang dibina di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini menandai langkah penting dalam memperkuat fondasi keagamaan di Provinsi Bengkulu, khususnya dalam mempromosikan moderasi beragama dan membangun komunitas yang harmonis dalam keberagaman. Penyuluh Agama Kristen di Bengkulu diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga keharmonisan dan kedamaian di tengah masyarakat. ***

Pewarta: Agus
Editor: Oki

  • rica store

Berita Terkini