Berita Terkini
BENGKULU – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyerahkan Dana Bergulir BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) Nur Asiah dalam kegiatan buka puasa bersama di Masjid Nur Asiah, Kelurahan Sidomulyo, Senin (27/10/2025).
Program ini menjadi wujud nyata upaya pemerintah dan BAZNAS dalam menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Helmi menyerahkan reward kepada 16 mustahik disiplin infaq serta pembiayaan dana bergulir kepada 20 penerima manfaat.
Program pembiayaan terdiri atas 10 orang level 1 (gulir ke-4) dengan nilai Rp3 juta per orang, dan 10 orang level 2 (gulir ke-1) dengan nilai Rp5 juta per orang.
Gubernur Helmi menegaskan, program ini bukan sekadar bantuan, tetapi bagian dari ikhtiar membangun kemandirian ekonomi berbasis masjid yang berasaskan gotong royong dan keberkahan.
“Ini bukan hanya soal memberi, tetapi tentang menumbuhkan kekuatan ekonomi umat dari bawah. Zakat dan infaq, jika dikelola dengan cerdas dan amanah, akan menjadi energi besar untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Helmi.

Helmi juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi umat hanya bisa terwujud dengan kesadaran kolektif dan kedisiplinan masyarakat dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah.
“Masjid harus menjadi pusat solusi bagi umat. Dari masjid lahir gerakan sosial, pendidikan, dan ekonomi yang menumbuhkan kemandirian. Inilah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, membawa manfaat bagi semua,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Romli, menjelaskan bahwa program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) merupakan sinergi antara keimanan dan kemandirian ekonomi.
“Kami ingin menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang tumbuhnya usaha, kerja keras, dan solidaritas. Dengan BMM, para mustahik didampingi agar bisa naik kelas menjadi pelaku usaha mandiri,” tutur Romli.
Romli berharap keberhasilan BMM Nur Asiah dapat menjadi inspirasi bagi masjid lain di Bengkulu untuk mengembangkan program serupa, guna memperkuat ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar.
Program BMM sendiri telah menjadi salah satu inovasi BAZNAS Bengkulu dalam mendorong ekosistem ekonomi syariah berbasis komunitas masjid, sejalan dengan visi Gubernur Helmi Hasan dalam mewujudkan Bengkulu yang religius, berdaya, dan sejahtera. (adv)