Skip to main content

Ganjar Adalah Petugas Rakyat

Ilustrasi Opini
Ilustrasi Opini

PDI Perjuangan Jawa Tengah menggelar konsolidasi jelang pileg dan pilpres di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (23/8) malam. Dipimpin Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, konsolidasi yang dilakukan di kandang banteng ini sangat menarik.

Ganjar Pranowo sebagai capres yang diusung PDI Perjuangan hadir mengenakan baju hitam lengan panjang diantara ribuan kader berseragam merah. Berdiri berdampingan dengan Puan Maharani, baju yang dikenakan Ganjar tak menggunakan logo partai. 

Tentu momen ini sangatlah langka. Terlebih pada acara yang dihadiri ribuan kader PDI Perjuangan dan ditayangkan secara langsung di media. Apapun yang ada di acara itu, terutama pada sosok Ganjar dapat disaksikan jutaan orang.

Namun, Ganjar adalah Ganjar. Dari baju yang dikenakan, Ganjar mengirim pesan bahwa dirinya merupakan petugas rakyat dan saya rasa capres yang diusung PDI Perjuangan itu sangat bijak dalam mengirim pesan.

Melalui konsolidasi ini menunjukkan bahwa partai berlambang banteng hitam moncong putih sangat menghormati Capres yang diusung. Belajar dari Ganjar, terimakasih kepada masyarakat yang selama ini mengingatkan akan tuduhan analogi negatif soal petugas partai.

Sebagaimana yang sering disampaikan Ganjar dalam berbagai kesempatan, baginya kritik adalah vitamin. Hari ini, pada acara konsolidasi Ganjar telah menakar vitamin dengan dosis yang tepat. 

Terlepas dari yang telah ditunjukkan Ganjar dan PDI Perjuangan, petugas tidak akan salah jika tidak disalah artikan. Karena memang siapapun menjadi kader partai sejatinya merupakan petugas partai.

Melalui partai pengusungnya PDI Perjuangan, Ganjar ditugasi untuk melayani rakyat, berbakti pada rakyat. Semangat itulah yang digelorakan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, Puan Maharani dan tentunya harapan rakyat Indonesia pada Ganjar.

Elit-elit partai ini paham betul, mereka berpolitik dan berjuang bukan untuk kepentingan partai ataupun golongan, tapi untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Bukankah ini yang menjadi harapan kita semua, politik yang beretika dan bijaksana.

"Ketuklah setiap pintu-pintu rakyat dengan mata hatimu. Yang paling penting turun ke bawah," sepenggal instruksi Megawati menjadi pengingat bagi setiap kader, anggota dan simpatisan untuk selalu hadir ditengah-tengah rakyat.

Pesan itu pula yang selama ini dipegang teguh Ganjar selama dua periode menjabat Gubernur Jawa Tengah. Tak sekedar turun dan menyapa, Ganjar bahkan menjadi kepala daerah yang kerap singgah dan menginap di rumah warganya.

Melalui pembawaannya yang mudah berbaur dalam kondisi apapun menjadikan kehadiran Ganjar kerap dinantikan warga Jawa Tengah. Dari momen itu Ganjar dapat ngobrol lebih dekat dengan warga, mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka.

Melalui caranya, Ganjar dekat dengan rakyat dan membuat program pembangunan yang benar-benar memiliki manfaat untuk rakyat. Karena bagi Ganjar sejatinya menjadi pemimpin itu untuk melayani rakyat. 

Dari rekam jejak pengabdiannya di Jawa Tengah, sudah sepantasnya kini Ganjar hadir untuk melayani dan dan mengabdi bagi seluruh rakyat Indonesia. Keyakinan terhadap Ganjar diperkuat dengan orasinya di acara konsolidasi itu.

Ganjar berbicara mengenai kondisi negara atas pencapaian Jokowi melalui terobosan yang dilakukan. Dengan sesekali mengepalkan tangan, Ganjar mengobarkan semangat optimis untuk berlari meneruskan pencapaian itu baik bidang infrastruktur, ekonomi, kesehatan dan yang lain.

Semangat yang digaungkan Ganjar dan harapan rakyat Indonesia atas masa depan negara ini akan ditentukan pada pilihan kita. Tepat di hari kasih sayang saatnya kita bersama memantapkan pilihan, tanpa keraguan 14 Februari 2024 kita kasih suara untuk Ganjar.

***

Penulis: Muhammad Nugroho 

Tags
  • rica store

Berita Terkini