Berita Terkini
BENGKULU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk mengoptimalkan penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi para guru di wilayahnya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Saidirman, menegaskan bahwa meskipun penyaluran TPG pada Triwulan III tahun ini belum mencapai target maksimal, pihaknya terus berupaya untuk memastikan hak-hak guru dapat diterima tepat waktu.
Saidirman menjelaskan bahwa penyaluran TPG saat ini masih terkendala oleh proses penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP), yang hanya dapat diterbitkan setelah Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dari masing-masing sekolah diverifikasi dan diselesaikan. "Kami terus bekerja untuk mempercepat proses penerbitan SKTP, karena begitu SKTP terbit, penyaluran langsung kami tindaklanjuti," ujarnya.
Dikbud Provinsi Bengkulu juga memastikan bahwa meskipun penyaluran TPG pada Triwulan III baru mencapai Rp 16 miliar dari total alokasi Rp 39,1 miliar, upaya terus dilakukan untuk menyelesaikan proses penyaluran agar sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. "Kami pastikan, yang sudah menerima TPG sudah banyak. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar semua penerima dapat menikmati haknya," tambahnya.
Selain itu, Dikbud juga tengah mempercepat proses verifikasi dan penginputan data untuk penyaluran Tamsil Triwulan III. Diperkirakan, dana Tamsil sebesar Rp 362 juta segera ditransfer setelah Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) diterbitkan.
Dengan langkah-langkah yang terus dioptimalkan, Saidirman meyakini bahwa penyaluran TPG dan Tamsil dapat selesai dengan tepat waktu, memberikan manfaat maksimal bagi para guru di Provinsi Bengkulu. (ADV)