Skip to main content

Dari Pondasi Jadi Peluang Usaha, Satgas TMMD 129 Bojonegoro Bangun Lapak PKL di Rest Area Kesongo

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga bergotong royong membangun pondasi lapak PKL di kawasan rest area Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga bergotong royong membangun pondasi lapak PKL di kawasan rest area Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Flamboyannews.com, Bojonegoro - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak hanya berbicara tentang pembangunan infrastruktur. Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Satgas TMMD juga mulai meletakkan pondasi bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui sasaran tambahan atau over prestasi, personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong membangun pondasi lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan rest area Desa Kesongo, Sabtu (08/08/2026).

Pembangunan tersebut diharapkan menjadi ruang usaha baru bagi masyarakat sekaligus mendukung keberadaan rest area sebagai pusat aktivitas warga dan tempat singgah bagi masyarakat yang melintas.

Sejak pagi, prajurit TNI bersama masyarakat terlihat bekerja bahu-membahu. Dengan menggunakan cangkul, semen, batu, serta papan bowplank, mereka menyiapkan bagian awal konstruksi lapak yang nantinya akan digunakan sebagai tempat berjualan.

Wakil Komandan Regu (Wadanru) SST-3 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Serma Juni, mengatakan pembangunan lapak PKL tersebut dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Melalui pembangunan lapak PKL ini, kami ingin menciptakan ruang usaha yang nyaman dan layak bagi warga. Rest area nantinya tidak hanya menjadi tempat singgah bagi pelintas jalan, tetapi juga sarana untuk mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat Desa Kesongo," ujar Serma Juni.

Menurutnya, pelaksanaan TMMD tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, pembangunan lapak PKL menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar memiliki ruang usaha yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan setelah program TMMD berakhir.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Satgas TMMD yang ikut membantu pembangunan fasilitas tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan Satgas TMMD. Harapan kami, setelah lapak PKL dan rest area ini berdiri, warga bisa menggunakannya untuk membuka usaha, menambah pendapatan keluarga, sekaligus menggerakkan roda ekonomi desa secara mandiri," tutur Kusnadi.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat, terutama warga yang ingin mengembangkan usaha kecil di lingkungan desa.

Pembangunan lapak PKL juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut terlibat sejak tahap awal pembangunan.

Bagi masyarakat Desa Kesongo, pondasi yang sedang dibangun bukan sekadar susunan batu dan adukan semen. Di baliknya terdapat harapan akan hadirnya ruang usaha baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Melalui semangat "Kemanunggalan TNI dan Rakyat", TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak berhenti pada pembangunan fisik.

Dari sebuah pondasi sederhana, tumbuh harapan akan lapangan usaha, peningkatan pendapatan, dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kesongo. Sebab, membangun desa bukan hanya membangun fasilitas, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat untuk tumbuh dan sejahtera.

 

  • rica store

Berita Terkini