Skip to main content

Bengkulu Terima Dana Kompensasi Karbon Rp 11 Miliar, Sekda Ungkap Tunggu Juknis Pelaksanaan

Sekda Isnan Fajri
Sekda Isnan Fajri

Penarafflesia.com - Provinsi Bengkulu bersiap menerima dana kompensasi karbon senilai Rp 11 miliar. Dana ini merupakan hasil kontribusi provinsi dalam penurunan emisi karbon dan akan direalisasikan pada tahun 2024.

Pemerintah Provinsi Bengkulu masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Pemerintah RI untuk mengelola dana tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Isnan Fajri menjelaskan bahwa dana ini tidak akan masuk ke kas daerah, melainkan langsung digunakan untuk pengembangan ekonomi masyarakat di bidang kehutanan.

"Pelaksanaan program akan dilakukan oleh pihak ketiga yang akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu," kata Isnan.

Lokasi sasaran program ini masih belum dipastikan, namun dipastikan akan dilaksanakan di sekitaran kawasan hutan Bengkulu.

Adv

"Kami ingin program ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tegas Isnan.

Dana kompensasi karbon merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong penurunan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Isnan menjelaskan bahwa alokasi dana kompensasi karbon ini diperoleh setelah pengusulan selama tiga tahun dan baru disetujui pada tahun 2024. Bahkan, Pemprov Bengkulu telah mengajukan proposal rancangan kegiatan program kompensasi karbon sampai tahun 2030.

"Penyaluran dana program ini awalnya direncanakan pada tahun 2023, namun baru terealisasi di tahun 2024," ungkap Isnan.

Isnan menjelaskan bahwa usulan perdana ini sesuai petunjuk dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menyebutkan alokasi dana pada tahun pertama baru sebatas 10 persen. Setelah mendapat rekomendasi dari Kementerian LHK, penyaluran dana akan diajukan ke Dirut Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

"Program kompensasi karbon ini bertujuan untuk memberikan insentif kepada daerah yang berkontribusi dalam penurunan emisi karbon," tutup Isnan. (Adv)

  • rica store

Berita Terkini